Pemerintah akan Kembangkan Stasiun KRL JIS untuk Atasi Kemacetan

  • 23 Jun 2026 14:00 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah mulai memperkuat konektivitas menuju Jakarta International Stadium (JIS) melalui pengoperasian Stasiun KRL JIS dan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang terhubung langsung ke kawasan Ancol. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi solusi atas persoalan transportasi dan kemacetan yang selama ini kerap muncul saat berlangsungnya konser maupun pertandingan sepak bola.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan Stasiun KRL JIS yang mulai beroperasi saat ini masih memiliki satu peron. Namun, pemerintah telah menyiapkan rencana pengembangan agar stasiun tersebut dapat berfungsi lebih optimal sebagai simpul transportasi permanen.

“Ini memang masih satu peron dan kita sudah menyampaikan kepada Pemerintah DKI, kita akan kembangkan lebih lanjut,” kata Dudy, di Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026.

Menurut Dudy, meski pengembangannya masih berproses, stasiun tersebut sudah dapat dimanfaatkan masyarakat. Waktu tempuh dari Stasiun Jakarta Kota menuju Stasiun JIS diperkirakan hanya sekitar 10 hingga 15 menit.

Ia berharap proses pengembangan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu tahun sehingga kapasitas dan layanan stasiun semakin meningkat. “Sudah aktif dan akan terus kita kembangkan sebagai stasiun permanen. Kita harapkan dalam satu tahun ke depan sudah selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut beroperasinya Stasiun KRL JIS dan JPO yang menghubungkan kawasan stadion dengan Ancol. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi langkah penting untuk mengatasi persoalan aksesibilitas yang selama ini membayangi pemanfaatan stadion berkapasitas besar tersebut.

Pramono menilai masalah parkir dan transportasi menjadi tantangan utama setiap kali JIS menjadi lokasi kegiatan berskala besar. Karena itu, hadirnya layanan KRL dan jaringan transportasi publik lainnya diharapkan dapat mengubah pola mobilitas pengunjung.

“Saya berharap ini menjadi titik tolak untuk pemanfaatan JIS yang lebih maksimal. Karena problem utama di JIS selama ini adalah masalah parkir dan transportasi,” katanya.

Menurut dia, integrasi transportasi publik mulai dari KRL hingga layanan Transjabodetabek akan memberikan alternatif yang lebih nyaman bagi masyarakat dibanding menggunakan kendaraan pribadi. Selain itu, pengunjung yang tetap membawa kendaraan dapat memanfaatkan area parkir di Ancol, kemudian melanjutkan perjalanan menuju JIS melalui JPO yang telah terhubung langsung dengan kawasan stadion.

Skema tersebut diyakini dapat mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar JIS yang selama ini sering terjadi ketika berlangsung konser musik maupun pertandingan sepak bola. “Ini akan mengurangi banyak traffic lalu lintas yang selama ini menjadi persoalan kalau ada kegiatan konser maupun pertandingan sepak bola,” ujar Pramono.

Dengan pengembangan Stasiun KRL JIS dan integrasi akses menuju Ancol, pemerintah berharap kawasan Jakarta Utara semakin siap menjadi pusat kegiatan olahraga dan hiburan berskala besar dengan dukungan transportasi publik yang lebih memadai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....