Kwarcab Banyumas Cetak 320 Pembina Pramuka Mahir

  • 23 Jun 2026 11:00 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Upaya menyiapkan calon pembina Pramuka yang kompeten dan profesional terus dilakukan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Banyumas. Salah satunya melalui penyelenggaraan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) dan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) yang berlangsung pada 17–21 Juni 2026 di Bumi Perkemahan Kendalisada Kalibagor atau Pusdiklat Kendalisada Kwarcab Banyumas.

Kegiatan ini merupakan gelombang pertama hasil kolaborasi antara Kwarcab Banyumas dengan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Kapusdiklatcab) Kendalisada Kwarcab Banyumas Yusup Supriyadi, S.H., menjelaskan bahwa KMD dan KML tahun 2026 diikuti oleh 320 peserta yang terdiri atas 227 mahasiswa PPG FKIP UMP serta 93 pembina Pramuka dari berbagai gugus depan dan Kwartir Ranting di wilayah Kwarcab Banyumas.

“Pusdiklatcab Kendalisada Kwarcab Banyumas menyelenggarakan KMD dan KML untuk Golongan Siaga dan Penggalang yang diikuti mahasiswa PPG FKIP UMP serta para pembina Pramuka dari berbagai gugus depan dan Kwartir Ranting se-Kwarcab Banyumas,” ujarnya.

Selama lima hari empat malam, para peserta mengikuti pelatihan dengan metode perkemahan. Mereka mendapatkan berbagai materi yang disampaikan oleh tim pelatih, mulai dari keterampilan kepramukaan, manajemen gugus depan, ragam upacara, hingga penguatan kurikulum pendidikan kepramukaan.

Selain itu, peserta juga mengikuti praktik lapangan, diskusi, simulasi pembinaan, dan berbagai kegiatan yang disusun sesuai kurikulum pendidikan dan pelatihan kepramukaan nasional.

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banyumas Dr. Agus Nurhadi, S.Sos., M.Si., M.Kom., dalam sambutannya menegaskan pentingnya pendidikan dan pelatihan kepramukaan bagi calon pendidik. Menurutnya, kemampuan membina peserta didik melalui pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai kepramukaan menjadi bekal penting bagi para guru di masa depan.

“KMD dan KML merupakan wahana strategis untuk meningkatkan kompetensi anggota dewasa Gerakan Pramuka, khususnya calon guru, agar mampu menjadi pembina yang profesional dan mengelola pendidikan kepramukaan di gugus depan secara efektif. Kompetensi yang dikembangkan mencakup wawasan kependidikan dan kepramukaan, teknik kepramukaan, manajemen kegiatan, keterampilan dasar kepramukaan, serta penguatan karakter dan kepribadian,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, Kwarcab Banyumas berharap lahir pembina-pembina Pramuka yang mahir, tangguh, dan profesional. Mereka diharapkan mampu berperan aktif dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berjiwa Pancasila, serta memiliki kecakapan hidup yang unggul.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....