DPD KNPI Solo Gelar Seminar Lingkungan Hidup, Isu Sampah Jadi Prioritas

  • 23 Jun 2026 09:07 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Surakarta mengadakan seminar lingkungan hidup bertema mengurai darurat sampah di Kota Surakarta, aksi pemuda untuk masa depan kita pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Seminar diadakan di pendopo Kecamatan Pasar Kliwon yang dihadiri Wakil Wali Kota, Astrid Widayani, jajaran DPD KNPI Kota Surakarta, perwakilan DPRD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) praktisi pengelolaan sampah, organisasi kepemudaan hingga masyarakat.

Ditemui setelah menghadiri acara, Wakil Wali Kota Astrid Widayani memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang diadakan DPD KNPI Kota Surakarta. Menurutnya memang permasalahan sampah saat ini menjadi permasalahan bersama dan tidak hanya Pemerintah Kota saja.

"Kami dari Pemerintah Kota Surakarta sangat mengapresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan dari kawan-kawan muda, generasi muda di bawah KNPI. Mudah-mudahan nanti bisa menggerakkan anak-anak muda, generasi penerus kita untuk lebih peduli dengan isu sampah sebagai pekerjaan rumah kita bersama-sama, tidak hanya dari kami Pemerintah tetapi seluruh elemen," kata Astrid Widayani.

Dirinya juga sangat berharap dengan kegiatan ini, anak-anak muda di Kota Surakarta bisa menjadi motor penggerak, mulai dari hulu hingga memberikan masukan atau rekomendasi di hilir.

"Harapan kami setelah diselenggarakannya seminar ini nanti anak-anak muda bisa menjadi motor penggerak dari hulu, pemilihan sampah, pengelolaan sampah hingga bisa memberikan masukan atau rekomendasi di hilir di tempat pembuangan sampah akhir," katanya menambahkan.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup, DPD KNPI Kota Surakarta, Yonathan Suryo menjelaskan bahwa masalah sampah memang saat ini menjadi isu nasional. Sehingga perlu pendekatan berbeda dalam mengantisipasi permasalahan tersebut.

Hal inilah yang jadi salah satu dasar diadakannya seminat lingkungan hidup dengan mengundang seluruh stakeholder terkait. Dikatakan Yonathan Suryo bahwa para pemuda ingin berpartisipasi bagi negaranya, bagi bangsanya. Ini menjadi satu tanggung jawab kami sebagai pemuda Kota Surakarta untuk membuat Kota Bengawan lebih bersih, sehat dan berseri.

"Masalah sampah memang menjadi isu nasional dan tentunya perlu pendekatan yang berbeda di dalam kita menangani persoalan sampah ini. Kita harus pendekatan dari hulu kemudian seluruh masyarakat ikut berpartisipasi dan Pemerintah mendukung, sehingga terciptalah salah satu ekosistem atau tanggung jawab pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu ke hilir," ucap Yonathan Suryo.

Setelah acara, Yonathan Suryo juga mengatakan bahwa mata rantai pengelolaan sampah di Kota Surakarta terputus, sehingga perlu adanya upaya bersama dalam menyambung kembali mata rantai pengelolaan sampah.

"Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pertama bahwa mata rantai pengelolaan sampah itu terputus dan oleh karenanya persoalan-persoalan sampah yang saat ini kita lihat, kita rasakan itu terjadi. Sehingga perlu upaya bersama untuk menyambung kembali mata rantai pengelolaan sampah yang putus itu," ucapnya menambahkan. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....