KNPI Kota Surakarta Mendukung Takon: Taraweh Karo Ngopi
- 28 Feb 2026 23:33 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung kegiatan positif di Kota Bengawan. Kali ini, KNPI hadir sebagai salah satu pendukung utama dalam perhelatan bertajuk "TAKON: Taraweh Karo Ngopi" yang digelar pada Minggu 22 Februari 2026. Bertempat di area Lobi Solo Safari, kegiatan ini berhasil memadukan kekhusyukan ibadah dengan suasana santai khas masyarakat lokal, menciptakan magnet tersendiri bagi jamaah lintas generasi.
Kehadiran KNPI dalam acara ini merupakan bentuk nyata komitmen organisasi kepemudaan dalam memperkuat karakter religius di kalangan pemuda. Dengan mendukung kegiatan yang diinisiasi oleh Wisatahati Soloraya dan Pesantren Tahfiz Daarul Qur’an Surakarta, KNPI berupaya menjembatani nilai-nilai spiritualitas dengan gaya hidup modern. Sinergi ini diharapkan dapat membawa pesan bahwa beribadah tidak harus kaku, namun tetap menjaga esensi ketakwaan yang mendalam.
Sorotan utama dalam acara ini adalah tausiyah yang disampaikan oleh Dr. K.H. A.M. Musta’in Nasoha, Lc., M.A., M.H., Al-Hafizh. Kyai dari Daarul Qur’an Surakarta tersebut mengangkat tema yang sangat relevan dengan fenomena digital saat ini: "Scroll 6 Jam Ngaji 6 Menit: Siapa yang Kamu Bohongi?". Sentilan tajam ini ditujukan sebagai pengingat bagi para pemuda agar lebih bijak dalam mengatur waktu antara aktivitas media sosial dan kewajiban spiritual di bulan suci.
Selama prosesi ibadah, jamaah dimanjakan dengan lantunan ayat suci dari Imam Hafidz melalui Qiroah Asyaroh Kubro. Meskipun dipimpin oleh seorang penghafal Al-Qur'an, panitia memilih pembacaan surat-surat pendek agar durasi sholat tetap terukur dan nyaman bagi masyarakat umum. Pendekatan ini dinilai sangat efektif untuk merangkul kaum muda yang baru ingin memulai kebiasaan sholat tarawih berjamaah secara konsisten.
Sesuai dengan nama acaranya, "Taraweh Karo Ngopi", suasana akrab terasa kental dengan adanya pembagian 100 cup kopi gratis untuk para jamaah. Inovasi ini mendapat apresiasi dari pihak KNPI karena dianggap mampu memecah sekat kekakuan antara tokoh agama dan pemuda. Ngopi bersama setelah ibadah menjadi ruang diskusi yang hangat, di mana pesan-pesan moral dapat tersampaikan dengan cara yang lebih komunikatif dan santai.
Pihak KNPI Surakarta yang hadir di lokasi menyatakan bahwa keterlibatan mereka dalam event ini adalah bagian dari program kerja yang menyasar aspek mental-spiritual pemuda. Menurut perwakilan KNPI, kolaborasi dengan tempat ikonik seperti Solo Safari memberikan warna baru dalam syiar Islam di perkotaan. Hal ini membuktikan bahwa ruang publik di Surakarta dapat dimanfaatkan secara kreatif untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi umat dan pemuda.
Acara yang berlangsung di Jalan Ir. Sutami No. 109, Jebres ini ditutup dengan suasana penuh kebersamaan hingga rangkaian ibadah selesai. Ke depannya, KNPI berharap kolaborasi lintas sektor seperti ini dapat terus berlanjut untuk menciptakan ekosistem kepemudaan yang religius, kreatif, dan peka terhadap isu-isu sosial. Keberhasilan acara "TAKON" ini menjadi bukti bahwa tradisi dan modernitas bisa berjalan beriringan dalam bingkai ukhuwah Islamiyah. (Rifqi Nadhif)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....