Temui Kapolres, KNPI Karanganyar dan OKP Suarakan Tolak Geothermal
- 18 Feb 2026 14:21 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Karanganyar bersama 25 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) menegaskan sikap untuk mengawal kelestarian Gunung Lawu dengan menolak proyek geothermal. Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum silaturahmi bertajuk “Pemuda Bersinergi, Karanganyar Aman dan Maju” bersama Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, Rabu 18 Februari 2026.
Ketua KNPI Karanganyar, Boby Aditia Putra, menyatakan kekhawatiran masyarakat terhadap dampak lingkungan proyek panas bumi tersebut sangat nyata. Pihaknya berencana mengonsolidasikan seluruh aktivis lingkungan pada bulan Ramadan mendatang untuk menyusun langkah strategis agar potensi bencana akibat proyek tersebut tidak terjadi di Karanganyar.
“KNPI tetap pada sikap menolak proyek geothermal di Gunung Lawu. Kami akan menggelar kegiatan buka bersama yang melibatkan seluruh aktivis lingkungan untuk menyusun langkah strategis. Kami mengingatkan agar peristiwa bencana yang pernah terjadi di wilayah Sumatera tidak terulang di Karanganyar,” ujar Boby.
Dukungan penghentian proyek Geothermal juga disuarakan oleh Ketua PD Pemuda Muhammadiyah, Malik. Ia menegaskan pihaknya telah menggandeng pimpinan pusat dan tokoh nasional Busyro Muqoddas untuk menyuarakan sikap tersebut secara lebih luas melalui berbagai forum diskusi publik.
“Proyek geothermal harus dihentikan. Kami juga menggandeng PP Muhammadiyah untuk menyuarakan sikap tersebut, termasuk menghadirkan tokoh nasional Busyro Muqoddas dalam forum diskusi publik,” katanya.
Harapan lain juga datang dari Pemuda Demokrat Indonesia terkait perlindungan aktivis dari kriminalisasi, serta Pemuda LDII yang mengajak penguatan sinergi berkelanjutan.
Sementara itu, Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi ruang dialog bagi elemen pemuda. Ia menekankan pentingnya menyampaikan aspirasi secara konstruktif dan sesuai dengan koridor hukum demi menjaga kondusivitas wilayah yang sedang dalam masa pembangunan.
“Kami meminta masyarakat agar tetap menyampaikan aspirasi secara baik, damai, dan sesuai koridor hukum. Kepolisian siap memfasilitasi ruang dialog agar seluruh aspirasi dapat tersalurkan secara konstruktif,” ucap AKBP Arman.
Selain isu lingkungan, forum ini juga menjadi ajang pemaparan program strategis pemuda untuk kemajuan daerah. KNPI mengenalkan program “Karanganyar Mencari Bakat” yang menyasar potensi seni di 17 kecamatan, serta gerakan “Sedekah Sampah Botol Plastik” sebagai aksi nyata kepedulian lingkungan generasi muda.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen Kapolres untuk memerintahkan seluruh jajaran Polsek aktif menjalin komunikasi dengan kelompok pemuda di wilayah masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....