Update Cuaca Selasa 23 Juni, BMKG: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Wilayah Kalbar

  • 23 Jun 2026 09:30 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak memprakirakan hujan dengan intensitas ringan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat pada Selasa, 23 Juni 2026. Masyarakat juga diimbau mewaspadai potensi hujan yang disertai kilat atau petir serta angin kencang berdurasi singkat.

Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Dwi, mengatakan pada pagi hingga siang hari hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Sintang, Sanggau, dan Kubu Raya.

"Untuk pagi hingga siang hari, kami prakirakan terjadi hujan ringan di sebagian wilayah Kapuas Hulu, Sintang, Sanggau, dan Kubu Raya," ujar Dwi, dalam siaran prakiraan cuaca, pada Warta Berita Pagi RRl Pro 1 Pontianak, Selasa, 23 Juni 2026.

Sementara itu, pada siang hingga sore hari, potensi hujan ringan meluas ke sejumlah daerah lain, meliputi Sambas, Bengkayang, Singkawang, Ketapang, Sekadau, Sintang, Melawi, dan Kapuas Hulu.

"Pada siang hingga sore hari diprakirakan terjadi hujan ringan di sebagian wilayah Sambas, Bengkayang, Singkawang, Ketapang, Sekadau, Sintang, Melawi, dan Kapuas Hulu," kata Dwi.

Adapun pada malam hingga dini hari, kondisi cuaca di Kalimantan Barat secara umum diprakirakan berawan. BMKG juga menyebut angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan berkisar 10 hingga 20 kilometer per jam. Sementara suhu udara berada pada rentang 22 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 55 hingga 98 persen.

Dwi mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. "Perlu diwaspadai potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang berdurasi singkat," ucapnya.

Selain itu, BMKG mencatat selama 24 jam terakhir terdapat 19 titik panas (hotspot) yang terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat. Kondisi ini menjadi perhatian karena potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih cukup tinggi.

"Masih perlu diwaspadai potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan selama satu bulan ke depan di wilayah Kalimantan Barat karena masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar," kata Dwi.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api guna mencegah meluasnya kebakaran. Untuk memperoleh informasi cuaca terkini, masyarakat dapat memantau kanal resmi BMKG Kalimantan Barat.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat Senin, 22 Juni 2026

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....