Kecelakaan di Tol Indrapura, Tujuh Warga Tanjungbalai Meninggal

  • 23 Jun 2026 17:00 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Sejumlah tujuh orang warga Kelurahan Sei Merbau, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai meninggal dunia. Korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang terjadi di ruas Tol Indrapura–Limapuluh, Minggu 21 Juni 2026 dini hari.

Para korban merupakan penumpang sebuah bus travel yang membawa sekitar 20 orang rombongan dari Tanjungbalai menuju Basilam, Kabupaten Langkat, untuk melaksanakan wisata religi. Bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan setelah menghantam bagian belakang sebuah truk barang di KM 118 Jalur B, dari arah Kisaran menuju Medan.

Akibat benturan keras tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara tiga korban lainnya, termasuk sopir bus travel, meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bidadari Indrapura.

Camat Teluk Nibung, Darwan, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB saat rombongan sedang dalam perjalanan menuju Langkat.

“Mereka berangkat dari Tanjungbalai hendak ke Basilam, Langkat. Di tengah perjalanan, bus yang ditumpangi mengalami kecelakaan dengan menghantam belakang truk,” kata Darwan, Senin, 22 Juni 2026.

Menurut Darwan, sebagian besar penumpang dalam rombongan tersebut merupakan warga lanjut usia yang mengikuti kegiatan wisata religi bersama keluarga.

“Korban semua orang tua, rata-rata berusia di atas 50 tahun. Ada juga beberapa anak-anak yang ikut dalam rombongan,” ujarnya.

Kabar duka ini menyelimuti warga Sei Merbau. Sejumlah keluarga korban tampak berkumpul di rumah duka untuk menunggu proses pemulangan jenazah dan memberikan penghormatan terakhir kepada para korban.

Seorang anak korban mengungkapkan rombongan berangkat dari Tanjungbalai sekitar pukul 01.30 WIB. Mereka berencana tiba di Basilam sebelum waktu salat Subuh.

“Gerak pukul 01.30 WIB. Katanya mengejar salat Subuh di Langkat, tapi itulah naas, mereka mengalami kecelakaan di jalan tol,” ujarnya dengan nada sedih.

Selain korban meninggal dunia, sejumlah penumpang lainnya juga mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bidadari Indrapura.

Darwan mengatakan pihak kecamatan terus berkoordinasi dengan keluarga korban, pihak rumah sakit, dan instansi terkait untuk mendata seluruh korban.

“Sebagian masih dirawat dan mengalami luka yang cukup serius. Kami saat ini masih mendata seluruh korban,” katanya.

Lanjutnya, Pemerintah Kecamatan Teluk Nibung menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

Adapun ketujuh korban yang meninggal dunia pada kecelakaan tersebut yakni Lasirah, Subiah, Ganti, Ilyas, Rosnaini, Nuraini dan sopir Erwinsyah.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian Polres Batubara. Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi guna mengetahui kronologi lengkap insiden yang merenggut tujuh nyawa tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan memastikan kondisi kendaraan maupun pengemudi dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh, terutama pada malam hingga dini hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....