Pos KPPP Babang Sita Miras Cap Tikus
- 18 Jun 2026 16:46 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Halmahera Selatan - Petugas Pos Kepolisian Pelabuhan Penyeberangan (Pos KPPP) Pelabuhan Babang berhasil menggagalkan pengiriman minuman keras jenis Cap Tikus pada Senin, 15 Juni 2026. Barang terlarang itu ditemukan saat pemeriksaan rutin di atas Kapal KM UKI Raya 05 yang hendak berlayar menuju Pelabuhan Bastiong, Ternate.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sebelum kapal bertolak dari Pelabuhan Babang. Petugas memeriksa satu per satu bagasi penumpang, muatan kendaraan, hingga barang titipan dan kiriman yang tersimpan di area penitipan kapal. Di sinilah kecurigaan petugas mulai terusik.
Brigpol Sabarudin, anggota Pos KPPP Babang, menemukan satu dus kemasan berukuran sekitar 200–240 mililiter yang penampilannya dinilai tidak wajar dibanding barang kiriman lainnya. Dus tersebut kemudian dibuka dan diperiksa lebih lanjut di tempat.
Hasilnya, petugas mendapati 18 kantong plastik dan botol yang seluruhnya berisi minuman keras jenis Cap Tikus. Penelusuran identitas paket pun segera dilakukan. Berdasarkan nomor resi pengiriman (12), paket itu tercatat dikirim oleh seseorang berinisial ML dan ditujukan kepada penerima berinisial SD yang beralamat di Kota Ternate.
Tanpa menunggu lama, seluruh barang bukti langsung diamankan petugas Pos KPPP Pelabuhan Babang. Penyitaan dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus untuk membuka proses hukum lebih lanjut atas temuan tersebut.
Kapolsek Bacan Timur, Ipda Mohammad Syukri, menegaskan bahwa pengawasan di kawasan pelabuhan akan terus diperketat tanpa kompromi.
"Pemeriksaan terhadap penumpang, muatan kapal, dan barang kiriman adalah instrumen penting dalam mencegah penyelundupan miras, narkotika, senjata tajam, serta barang terlarang lainnya," tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memanfaatkan jasa angkutan laut untuk membawa atau mengirim barang yang melanggar hukum.
"Polsek Bacan Timur akan senantiasa hadir melakukan pengawasan secara berkesinambungan guna mewujudkan wilayah Halmahera Selatan yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran barang-barang berbahaya," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....