Petani Tembakau Minta Perlindungan Regulasi Pemerintah
- 18 Jun 2026 17:11 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sumenep – Petani tembakau di Desa Saroka, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, berharap pemerintah menghadirkan regulasi yang mampu memberikan kepastian usaha bagi petani. Harapan itu muncul karena harga tembakau yang sering berubah-ubah dan sulit diprediksi setiap musim panen.
Petani setempat, Suharun, menilai kondisi tersebut membuat petani berada dalam ketidakpastian. Padahal biaya produksi yang dikeluarkan untuk menanam tembakau relatif besar dibandingkan tanaman pangan lainnya.
Menurutnya, selama ini petani hanya bisa berharap harga jual tembakau tinggi saat panen. Ketika harga anjlok, keuntungan yang diharapkan sering kali tidak sebanding dengan biaya dan tenaga yang telah dikeluarkan selama masa tanam.
“Kami seperti berjudi dalam bertani. Tidak ada kepastian apakah akan untung atau rugi ketika musim panen tiba,” katanya, Kamis 18 Juni 2026.
Ia berharap pemerintah dapat menyusun kebijakan yang melindungi petani tembakau, sehingga mereka memiliki jaminan harga dan kepastian pendapatan yang lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....