Gempa 6,7 Magnitudo, Pelindo Hentikan sementara Operasional di TPK Pantoloan
- 16 Jun 2026 16:14 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu — Aktivitas operasional di Terminal Petikemas (TPK) Pantoloan, Sulawesi Tengah, dihentikan sementara setelah gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya, pada Selasa, 16 Juni 2026.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur tanggap darurat guna memastikan keselamatan pekerja serta keamanan fasilitas terminal.
“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak terdapat korban jiwa maupun kerusakan signifikan pada fasilitas operasional pelabuhan. Namun keselamatan pekerja, pengguna jasa, dan masyarakat menjadi prioritas utama perusahaan dalam menghadapi kondisi darurat,” kata Abdul Azis dalam keterangannya yang diterima di Palu.
Gempa bumi yang terjadi sekitar pukul 10.37 WITA tersebut turut dirasakan di area TPK Pantoloan yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo. Sesaat setelah gempa terjadi, seluruh pekerja dan petugas operasional segera menjalankan prosedur evakuasi dan tanggap darurat sesuai standar keselamatan dan kesehatan kerja yang berlaku.
“Kami segera mengaktifkan prosedur tanggap darurat setelah gempa dirasakan. Seluruh aktivitas operasional dihentikan sementara untuk memastikan keselamatan personel dan memberikan ruang bagi tim melakukan inspeksi menyeluruh terhadap fasilitas terminal. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan signifikan yang dapat mengganggu integritas fasilitas pelabuhan,” ujarnya.
Dia menegaskan bahwa Pelindo terus berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk otoritas kebencanaan dan pihak-pihak berwenang lainnya, untuk memantau perkembangan situasi serta memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum operasional kembali dijalankan secara normal.
Sementara itu, General Manager Pelindo Regional 4 Pantoloan, Chaerur Rijal menjelaskan bahwa Tim Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) bersama petugas teknis telah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh area vital terminal, mulai dari fasilitas dermaga, peralatan bongkar muat, lapangan penumpukan peti kemas, bangunan operasional, hingga utilitas pendukung lainnya.
“Hasil inspeksi menunjukkan kondisi fasilitas terminal secara umum aman dan tidak ditemukan kerusakan yang berdampak terhadap keselamatan operasional. Meski demikian, kami tetap melakukan monitoring lanjutan dan evaluasi menyeluruh sebagai langkah antisipatif sebelum aktivitas pelayanan kembali dilaksanakan,” kata Chaerur Rijal.
Menurut dia, hingga saat ini kondisi TPK Pantoloan berada dalam keadaan aman dan terkendali. Pelindo juga memastikan seluruh personel tetap siaga serta terus memantau informasi resmi dari instansi berwenang terkait perkembangan pascagempa.
Pihaknya lanjut Chaerur Rijal berkomitmen untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap aktivitas operasional serta memastikan pelayanan kepelabuhanan tetap berjalan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan mitigasi risiko.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....