Tas Purun Asal Banua Hadir dalam Sentuhan Modern
- 16 Jun 2026 15:37 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin : Kerajinan tas purun khas Banua Kalimangtan Selatan kini tampil semakin modern, memukau dan diminati berbagai kalangan. Kreativitas para perajin lokal anyaman purun yang selama ini identik dengan produk tradisional berhasil bertransformasi. Purun menjadi aksesori fashion yang elegan, ramah lingkungan dan mengikuti tren masa kini.
Purun adalah merupakan tanaman rawa yang banyak tumbuh di wilayah Kalimantan Selatan. Tanaman tersebut telah lama dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan baku kerajinan. Dari tangan para perajin inilah tanaman tersebut diolah menjadi berbagai produk seperti tas, dompet, topi, hingga dekorasi rumah yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
" Produk yang kami jual adalah produk yang berkualitas,jadi purunnya pun juga harus yang terbaik walaupun pengrajinnya dar kotai Amuntai pengerjaannya pun tetap kami pantau," ucap Betty Owner Kevin N Moms dalam acara UMKM Bicara Pro1 RRI Banjarmasin,Senin 15 Juni 2026.
Dalam beberapa tahun terakhir desain tas purun terus mengalami perkembangan yang signifikan. Berbagai model seperti tote bag, sling bag, dan tas tangan kini dipadukan dengan kain sasirangan, manik-manik, renda, hingga bahan lain untuk menciptakan tampilan yang lebih modern dan eksklusif.
Inovasi dalam pembuatan tas purun tidak hanya diminati masyarakat lokal tetapi juga menarik perhatian pasar luar daerah. Dengan pilihan rupa tas purun yang dibandrol dari harga puluhan hingga ratusan ribu tergantung tingkat kesulitan dalam pembuatannya.
Sejumlah sentra kerajinan purun di Kalimantan Selatan terus mendorong inovasi desain agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Dengan perkembangan motif serta kualitas produk dan pemasaran digital menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Dengan sentuhan modern yang terus dikembangkan para pengrajin tas purun asal Banua diharapkan mampu memperkuat posisi kerajinan lokal Kalimantan Selatan di pasar nasional maupun internasional. Sejumlah produk anyaman purun telah menembus pasar ekspor dan menjadi bukti bahwa warisan budaya lokal dapat berkembang mengikuti kebutuhan zaman tanpa kehilangan identitasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....