Membaca Pesan dari Langit: Cara Mengenali Hujan Deras dan Gerimis sebelum Turun
- 15 Jun 2026 13:44 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon : Pernahkah Anda merasakan udara tiba-tiba menjadi gerah dan pengap, lalu tak lama kemudian hujan deras mengguyur? Atau sebaliknya, langit tampak mendung dengan udara yang sejuk dan berangin, kemudian turun gerimis yang bertahan hingga berjam-jam? Ternyata, kondisi tersebut memiliki penjelasan ilmiah yang berkaitan dengan jenis awan pembentuk hujan.
Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Ida Pramuwardani, menjelaskan bahwa perbedaan antara hujan deras berdurasi singkat dan hujan gerimis yang berlangsung lama memang dapat dikenali dari karakteristik awan serta kondisi atmosfer yang menyertainya.
| Baca juga: Aceh Berduka Atas Kepergian Zaini Abdullah |
Menurut Ida, hujan deras yang turun dalam waktu singkat umumnya berasal dari awan konvektif, terutama jenis Cumulonimbus. Awan ini terbentuk akibat pemanasan permukaan bumi yang kuat sehingga udara lembap naik dengan cepat ke atmosfer. Ciri-cirinya adalah awan berwarna gelap, menjulang tinggi, dan sering kali disertai udara yang terasa panas, gerah, serta pengap sebelum hujan turun.
Sebaliknya, hujan gerimis yang berlangsung lama biasanya berasal dari awan Stratus atau Nimbostratus yang terbentuk melalui proses adveksi, yaitu pergerakan massa udara dalam cakupan luas yang naik secara perlahan.
“Proses terbentuknya awan stratus ini disebabkan oleh pergerakan massa udara yang luas (adveksi) dan naik secara perlahan membentuk awan Stratiform yang luas seperti awan Nimbostratus,” jelas Ida.
Karena proses pembentukannya berlangsung lebih lambat dan menyebar di wilayah yang luas, hujan yang dihasilkan cenderung ringan hingga sedang namun dapat bertahan dalam waktu yang lama. Tanda-tandanya antara lain udara terasa sejuk, angin bertiup lembut, tekanan udara relatif stabil, serta langit tertutup awan secara merata.
Penjelasan ini menunjukkan bahwa masyarakat sebenarnya dapat mengenali potensi cuaca yang akan terjadi hanya dengan mengamati perubahan kondisi lingkungan sekitar. Jika udara mendadak gerah dan awan gelap menjulang tinggi, kemungkinan hujan deras akan segera datang. Namun jika suasana terasa sejuk dengan awan mendung yang menyelimuti langit secara merata, bersiaplah menghadapi gerimis yang bisa berlangsung sepanjang hari.
Dengan memahami tanda-tanda alam tersebut, masyarakat dapat lebih siap merencanakan aktivitas sehari-hari dan mengantisipasi perubahan cuaca sebelum meninggalkan rumah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....