Keuntungan Dunia Akan Berakhir, Tapi Amal Akan Menjadi Bekal

  • 13 Jun 2026 05:50 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon – Jangan hanya menghitung keuntungan, jabatan, dan harta yang diperoleh selama hidup, tetapi hitung pula seberapa banyak zikir, ibadah, dan kedekatan kepada Allah SWT. Pesan tersebut disampaikan Tgk. Drs. Nasri Lisma dalam ceramah Subuh di Masjid Agung Ruhama Takengon, Jumat pagi, 12 Juni 2026.

Ceramah yang disiarkan langsung melalui Program PRO 1 RRI Takengon itu mengajak masyarakat untuk menjadikan zikir, membaca Al-Qur’an, serta menjaga salat sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam tausiah tersebut, Tgk. Nasri Lisma mengingatkan bahwa manusia sering kali lebih sibuk menghitung pencapaian duniawi, seperti keuntungan usaha, kepemilikan harta, dan jabatan, namun lupa menghitung bekal amal yang akan dibawa menghadap Allah SWT.

“Pada akhir tahun jangan hanya kita hitung berapa keuntungan yang kita peroleh, berapa harta yang sudah kita kumpulkan. Kita juga harus menghitung zikir apa yang sudah kita baca dan amalan apa yang sudah kita persiapkan,” ujar Tgk. Nasri.

Ia menjelaskan, kedekatan seorang hamba dengan Allah dapat diraih melalui memperbanyak zikir dan mengingat Allah dalam setiap keadaan.

Mengutip ayat Al-Qur’an, ia menyampaikan bahwa Allah SWT memerintahkan umat manusia untuk selalu mengingat-Nya.

“Ingatan kepada Allah menjadi jalan agar Allah juga mengingat kita. Bersyukurlah kepada Allah dan jangan mengingkari nikmat-Nya,” jelasnya.

Tgk. Nasri juga menyampaikan bahwa seluruh makhluk di langit dan bumi bertasbih kepada Allah. Karena itu, manusia sebagai hamba Allah harus terus menjaga hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.

Dalam ceramahnya, ia mengisahkan tentang keutamaan zikir dan keyakinan seorang hamba kepada pertolongan Allah. Menurutnya, zikir bukan hanya ucapan di lisan, tetapi juga bentuk ketundukan hati dan penguat keimanan.

Selain memperbanyak zikir, Tgk. Nasri mengajak masyarakat untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an dan tidak meninggalkan salat berjamaah.

Ia menyebut, Al-Qur’an, zikir, dan salat menjadi amalan penting yang menjadi bekal bagi manusia.

“Jangan sampai kita sibuk dengan urusan dunia, sementara hubungan kita dengan Allah semakin jauh,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Tgk. Nasri juga mengingatkan jamaah agar memanfaatkan kesempatan mendapatkan saf terdepan saat salat berjamaah sebagai bentuk kesungguhan dalam beribadah.

Ceramah Subuh tersebut diikuti jamaah Masjid Agung Ruhama Takengon yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, akademisi, tokoh agama, dan masyarakat umum.

Melalui siaran langsung PRO 1 RRI Takengon, pesan keagamaan itu diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memperkuat iman dan meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....