Demi Kenyamanan Penumpang, Puluhan Petugas Bersihkan Terminal Kalideres

  • 12 Jun 2026 19:34 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Dalam rangka menciptakan kawasan Terminal Kalideres yang bersih, aman, dan nyaman untuk masyarakat, petugas gabungan menggelar aksi pembersihan di kawasan tersebut pada Jumat, 12 Juni 2026.

Kegiatan ini melibatkan sekitar 50 personel dari berbagai unsur antara lain pengelola Terminal Kalideres, Satpol PP, Kecamatan Kalideres, Kelurahan Kalideres, TNI-Polri, Transjakarta, Gulkarmat, serta unsur pendukung lainnya.

Selain itu, para pengusaha otobus (PO), sopir, dan pelaku UMKM di kawasan terminal juga turut ambil bagian.

“Total personel yang terlibat sekitar 50 orang, ditambah unsur PO bus, sopir, UMKM, serta satu unit mobil damkar untuk penyemprotan,” kata Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo saat dikonfirmasi, Jumat.

Ia menjelaskan, selain melakukan penyemprotan, petugas juga menyisir dan mengangkut sampah di sejumlah titik dalam kawasan terminal untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Pembersihan ini untuk kenyamanan. Kami berharap setelah ini seluruh komponen di Terminal Kalideres bisa memulai upaya memilah sampah,” kata Nur.

Pada kesempatan yang sama, Kelurahan Kalideres turut menyosialisasikan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang pengelolaan dan pemilahan sampah dari sumber.

Dalam kegiatan itu, pihak kelurahan juga menyerahkan satu perangkat alat komposter kepada pengelola terminal.

Pemberian komposter tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pengurangan sampah sejak dari sumbernya sekaligus memperkuat program zero waste di lingkungan Terminal Kalideres.

Sementara itu, Lurah Kalideres, Rizky Dwiputra, berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran seluruh unsur di lingkungan terminal untuk mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.

“Kesadaran untuk mengolah sampah dari sumber harus dilakukan bersama-sama,” katanya.

Menurut Rizky, keberadaan komposter dapat menjadi langkah awal dalam proses pemilahan dan pengolahan sampah organik, sehingga volume sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang dapat berkurang.

“Tidak hanya dari lingkungan permukiman, tetapi Terminal Kalideres juga bisa menjadi contoh bagi terminal lain dalam mengurangi sampah di lingkungannya,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....