Sinergi Pengusaha Muda Bangun Kekuatan Ekonomi Nasional
- 14 Jun 2026 13:56 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung pada 10–11 Juni 2026, menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi sekaligus memperkuat peran pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi nasional. Melalui forum tersebut, Ade Jona Prasetyo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI periode 2026–2029.
Anggota HIPMI Sumatera Utara yang juga Ketua Komisi A DPRD Kota Tanjungbalai, Ilham Fauzi, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Ade Jona Prasetyo. Menurutnya, kepemimpinan baru HIPMI diharapkan mampu membawa organisasi semakin maju, serta memperkuat kontribusi dunia usaha terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Ilham Fauzi menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan yang tidak ringan. Ketidakpastian ekonomi global akibat ketegangan geopolitik, fluktuasi suku bunga internasional, serta tren pelemahan nilai tukar rupiah memberikan tekanan terhadap perekonomian nasional.
Di sisi lain, Indonesia juga masih menghadapi persoalan struktural. Seperti tingginya biaya logistik, ketergantungan pada ekspor komoditas mentah, serta perlunya peningkatan iklim investasi yang lebih kompetitif.
Dikatakan Ilham, pemerintah terus berupaya merespons tantangan tersebut melalui berbagai kebijakan strategis. Langkah-langkah yang dilakukan antara lain penguatan likuiditas dan fiskal, pengendalian inflasi daerah, perlindungan sosial bagi masyarakat, reformasi sistem perpajakan dan kepabeanan, hingga berbagai kebijakan yang bertujuan menciptakan iklim investasi yang stabil dan kondusif.
“Dalam situasi tersebut, kehadiran HIPMI memiliki peran yang sangat penting sebagai wadah pengusaha muda untuk berkolaborasi dan menjadi bagian dari solusi pembangunan ekonomi nasional. Munas XVIII HIPMI bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga ruang konsolidasi bagi generasi muda Indonesia untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks,” ujarnya, Jumat, 12 Juni 2026.
Menurut Ilham Fauzi, semangat nasionalisme harus menjadi fondasi utama bagi para pengusaha muda Indonesia. Dengan nasionalisme yang kuat, pengusaha muda dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial bangsa. Hal ini menurutnya penting, agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan tanpa mengalami gejolak seperti yang pernah terjadi pada krisis tahun 1998.
Ia juga mengingatkan di era globalisasi, Indonesia tidak hanya menghadapi tantangan ekonomi, tetapi juga ancaman penyebaran hoax, provokasi, polarisasi sosial, hingga potensi keluarnya modal dari dalam negeri (capital outflow). Karena itu, dunia usaha memiliki tanggung jawab untuk turut menjaga stabilitas dan optimisme nasional.
Ia menyebut menjaga nasionalisme tidak cukup hanya melalui retorika. Pengusaha muda harus menunjukkan komitmennya melalui praktik bisnis yang sehat, profesional, dan taat terhadap peraturan perundang-undangan.
"Semangat tersebut sejalan dengan pesan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat membuka Munas HIPMI XVIII. Presiden menekankan pentingnya peran pengusaha nasional dalam memperkuat kemandirian ekonomi bangsa,” kata Ilham.
Dikatakan Ilham, terpilihnya Ade Jona Prasetyo secara aklamasi menunjukkan tingginya kepercayaan para kader HIPMI terhadap kapasitas dan kepemimpinannya. Para pengusaha muda meyakini Ade Jona Prasetyo mampu membawa HIPMI menjadi organisasi yang semakin kuat, progresif, dan berdaya saing, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
Kolaborasi, inovasi, dan nasionalisme yang diusung dalam kepemimpinan baru HIPMI diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi organisasi. Tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi dunia usaha, masyarakat, serta kemajuan bangsa dan negara.
Ia mengatakan, sebagaimana pesan Begawan Ekonomi Indonesia, Prof. Sumitro Djojohadikusumo, yang hingga kini tetap relevan, yakni "tanpa kemandirian ekonomi, kemerdekaan hanyalah seremoni.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa penguatan ekonomi nasional harus menjadi agenda bersama, dan pengusaha muda Indonesia memiliki peran strategis dalam mewujudkannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....