Di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Semarang Kelola Barbershop Ramai Pengunjung

  • 08 Jun 2026 14:27 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Siapa sangka, di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang terdapat layanan barbershop bernama L'Pane Barbershop yang ramai dikunjungi setiap hari. Fasilitas ini menjadi salah satu program unggulan pembinaan kemandirian yang memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan di bidang jasa pangkas rambut, Senin, 8 Juni 2026.

Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, menjelaskan, keberadaan L'Pane Barbershop bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan yang bernilai ekonomi. Selain memperoleh pengalaman kerja, para warga binaan juga mendapatkan premi sesuai tingkat produktivitas masing-masing sebagai bentuk penghargaan selama mengikuti program pembinaan.

“Program pembinaan kemandirian seperti L'Pane Barbershop kami hadirkan untuk memberikan bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan warga binaan setelah bebas nanti. Kami ingin mereka memiliki kompetensi kerja, mental kewirausahaan, dan kepercayaan diri untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat,” ujarnya.

L'Pane Barbershop didirikan pada 2023 dan berada di bawah pengelolaan Bidang Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Semarang. Seluruh peralatan kerja disediakan oleh Lapas sebagai sarana pendukung pembinaan bagi warga binaan yang terlibat dalam program tersebut.

Saat ini, terdapat tiga warga binaan yang bertugas sebagai barber setelah melalui proses asesmen dan seleksi yang ketat. Mereka harus telah menjalani masa pidana minimal tiga hingga enam bulan, berkelakuan baik, serta dinilai tidak berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban selama mengikuti program pembinaan.

Menariknya, sebagian besar warga binaan yang bertugas sebagai barber memiliki pengalaman sebagai tukang cukur saat berada di luar lapas. Kemampuan tersebut kemudian dikembangkan kembali melalui pembinaan yang difasilitasi oleh Bidang Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Semarang.

L'Pane Barbershop melayani potong rambut bagi warga binaan maupun petugas dengan tarif yang cukup terjangkau, yakni Rp20.000 per orang. Selain layanan potong rambut biasa, tersedia pula berbagai model rambut yang mengikuti tren terkini.

Setiap hari, barbershop ini beroperasi mulai pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB dan kerap ramai dikunjungi, terutama pada pagi hari. Demi menjaga standar kebersihan dan kesehatan, setiap pelanggan selalu menggunakan pisau cukur baru yang langsung diganti setelah digunakan.

Salah satu warga binaan yang mengikuti program kemandirian, FA, mengaku bersyukur sekaligus bangga. Hasil pekerjaannya mendapat apresiasi dari warga binaan maupun petugas yang menggunakan jasa potong rambut di L'Pane Barbershop.

"Saya merasa lebih percaya diri karena masih bisa berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Semoga setelah bebas nanti saya bisa membuka usaha barbershop sendiri dan memulai kehidupan yang lebih baik,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....