Tim SAR Evakuasi Belasan Pendaki di Gunung Simalopu

  • 08 Jun 2026 13:34 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Sebanyak 13 orang pendaki yang melakukan pendakian di gunung Simalopu, Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) berhasil dievakuasi tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat, Senin dini hari, 8 Juni 2026.

Evakuasi dilakukan setelah tiga orang dari 13 pendaki tersebut mengalami hipotermia, sesak nafas dan cedera pergelangan kaki.

"Yang mendaki berjumlah 13 orang. Tiga orang dari rombongan itu mengalami kondisi membahayakan dan meminta bantuan SAR. Alhamdulillah, semuanya telah dievakuasi dengan selamat," kata Kepala Kantor SAR Ambon, M. Arafah

Ia menjelaskan, informasi adanya pendaki yang meminta bantuan SAR pertama kali diterima sekira pukul 22.45 WIT. Tim yang dipimpin Kasiops Basarnas Ambon kemudian menuju Negeri Liang guna berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk pelaksanaan operasi SAR.

Pukul 01.12 WIT, tim SAR gabungan kemudian dibagi menjadi 3 SRU guna melakukan pendakian. Pada Pos 1, SRU 1 melaksanakan standby untuk membuka jalur komunikasi. Sementara SRU 2 dan 3 dikerahkan melakukan pendakian guna mengevakuasi seluruh korban.

Pukul 01.53 WIT, 8 orang pendaki yang dimana terdapat 1 pendaki mengalami hipotermia berhasil ditemukan dan langsung diberikan penanganan medis pertama oleh SRU 2.

Tak berselang lama, sekitar pukul 02.08 WIT 5 orang pendaki lainnya berhasil ditemukan oleh SRU 3 yang dimana terdapat 2 orang mengalami sesak nafas dan cedera pergelangan kaki dan diberikan pertolongan pertama.

Setelah ketiga korban mendapat perawatan, seluruh korban kemudian dievakuasi turun. Pukul 03.30 WIT SRU 2 dan 3 berhasil sampai dengan seluruh korban pada Pos 1 dengan keadaan selamat.

"Dan tiga orang pendaki yang mengalami trable kemudian dilarikan ke RSUD Tulehu guna penanganan medis lanjutan," ujarnya

Menurutnya, 13 orang pendaki ini sebelumnya melakukan pendakian di kawasan gunung Simalopu pada Sabtu, 6 Juni 2026 sekitar pukul 12.00 WIT.

Pada Minggu, 7 Juni 2026, rombongan pendaki melakukan perjalanan turun dan tepatnya pada Puncak Ewang terjadi trable pada beberapa pendaki.

13 korban yang berhasil dievaluasi diantaranya;

  1. Erwin Tanamal (L/22 thn) (Mahasiswa)
  2. Imanuel Perlu (L/21 thn) (Mahasiswa)
  3. Axl Yudha (L/22 thn) (Mahasiswa)
  4. Nova Linukru (P/22 thn) (Mahasiswa)
  5. Elga Leatemia (P/27 thn)
  6. Rifaath Thatawi Hanubun (L/23 thn) (Mahasiswa)
  7. Wulan (P/22thn) (Mahasiswa)
  8. Serlin Leatemia (P/25 thn) (Mahasiswa)
  9. Azel Ali Bugis (L/21 thn) (Mahasiswa)
  10. Aditya Prasetyo (L/21 thn) (Mahasiswa)
  11. Farhan Kelian (L/23 thn) (Mahasiswa)
  12. Hilda Nunumete (P/22 thn)
  13. Zadrak Uniwali (L/22 thn)

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur diantaranya Basarnas Ambon, masyarakat Negeri Liang, dan RSUD Tulehu. Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....