Pencarian 8 Korban Speedboat Tenggelam Berlanjut, Hasil Masih Nihil

  • 14 Jun 2026 14:36 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap delapan korban speedboat tenggelam yang dilaporkan hilang di perairan Pulau Dai, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Maluku, pada Kamis 11 Juni 2026 lalu. Memasuki hari ketiga operasi pencarian, tim SAR bersama warga setempat belum berhasil menemukan para korban yang masih dinyatakan hilang.

Pencarian dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur, diantaranya Basarnas, Ditpolairud, BPBD, TNI, Dinkes dan masyarakat setempat. Tim menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban dengan menggunakan KP. XVI-2006 milik DitPolairud Polda Maluku dan speedboat milik warga.

Kepala Kantor SAR Ambon, M. Arafah mengatakan, pencarian telah dilakukan sejak pagi dengan memperluas area penyisiran. Koordinasi bersama Kepala Camat Babar Barat dan Polsek Tepa juga telah dilakukan, namun hingga hari ini, hasil yang diperoleh masih nihil.

"Pencarian hari ini menggunakan kapal KP.XVI-2006 milik DitPolairud Polda Maluku dari Saumlaki. Dan hasil masih nihil," kata M. Arafah, Minggu, 14 Juni 2026.

Menurutnya, kondisi cuaca berawan tebal dengan kecepatan angin Tenggara-Timur, 16-32 knots dan tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter.

Sebelumnya, speedboad yang membawa 10 orang penumpang dari Desa Sinairusi Pulau Dai tujuan Tepa, Kabupaten MBD, mengalami insiden tenggelam akibat cuaca buruk, Kamis, 11 Juni 2026.

Dua orang penumpang berhasil ditemukan selamat, sementara delapan orang lainnya dilaporkan hilang terbawa arus. Penumpang selamat yaitu Yakob Anamofa danIgnasius Matrunkoly.

Sementara delapan penumpang yang masih hilang atau sedang dalam pencarian yaitu Anton Menahem (40), pengemudi speedboat, Asael Daniel (72), Yomima Waliana (36), Regina Unwakoly (33), Enderfina Siaran (62), Wulan Kelmury (35), Yoksan Unawekla (9) dan Marcelo Unawekla (4).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....