Tim SAR Perluas Area Pencarian Korban Tenggelam Pulau Dai
- 17 Jun 2026 20:03 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon: Tim Search and Rescue (SAR) gabungan memperluas area pencarian terhadap delapan korban yang mengalami kecelakaan speedboat tenggelam di perairan Pulau Dai, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) Maluku. Upaya pencarian yang memasuki hari keenam itu dilakukan dengan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi para korban terbawa arus.
SRU 1 dari Kapal Patroli KP.XVI-2006 DitPolairud Polda Maluku melaksanakan pencarian korban sejauh 63 nautical mil arah Barat Laut dari Pulau Tepa. Disusul SRU 2 longboat masyarakat melaksanakan pencarian dan penyisiran dengan jarak 39 nautical mil arah Barat dari Pulau Tepa.
SRU 3 speedboat masyarakat melaksanakan pencarian dan penyisiran sejauh 29 nautical mil arah Barat dari Pulau Tepa. Dan SRU 4 dari longboat masyarakat bergerak melaksanakan pencarian sejauh 28 nautical mil arah Barat dari Pulau Tepa.
Kepala Kantor SAR Ambon, M. Arafah mengatakan, area pencarian diperluas hingga beberapa mil laut dari lokasi kajadian. Tim dibagi ke sejumlah sektor untuk memaksimalkan proses penyisiran.
"Operasi pencarian korban terus dilakukan tim SAR Gabungan hingga sore hari namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban," kata M. Arafah, Rabu, 17 Juni 2026
Menurutnya, dengan hasil yang masih nihil, operasi SAR pada Rabu telah dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Kamis besok.
Sebelumnya diberitakan, speedboat berpenumpang 10 orang bertolak dari Desa Sinairusi tujuan Pulau Tepa, Kamis, 11 Juni 2026. Dalam perjalanan speedboat tersebut tenggelam akibat cuaca buruk disekitar Perairan Pulau Dai. Dalam insiden itu dua orang penumpang selamat sementara delapan penumpang lainnya dinyatakan hilang.
Kantor SAR Ambon selanjutnya melakukan koordinasi dengan Pemda setempat dan juga unsur potensi SAR di Pulau Tepa guna melaksanakan operasi pencarian.
Cuaca buruk disekitar Pulau Tepa menjadi kendala di lapangan. Namun upaya pencarian korban terus diupayakan Basarnas Ambon dan unsur SAR Gabungan dengan menyesuaikan kondisi alam.
Dua korban selamat yaitu Yakop Anamofa dan Ignasius Matrunkoly. Sementara dalam pencarian yakni Anton Menahem, Asael Daniel, Yomima Waliana, Regina Unwakolu, Enderfina Siaran, Wulan Kelmury, Yoksan Unawekla dan Marcelo Unawekla.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....