Katibung Dikembangkan Jadi Kawasan Energi Terintegrasi Ramah Lingkungan

  • 06 Jun 2026 22:19 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID., Bandarlampung - Pengembangan Kawasan Industri Energi Strategis Terintegrasi Katibung tidak hanya berfokus pada sektor migas. Kawasan ini juga diarahkan untuk mengedepankan aspek keberlanjutan melalui integrasi fasilitas produksi bioetanol.

Direktur Utama PT Menamas Bakti, S. Luddin, menjelaskan bahwa bioetanol yang diproduksi nantinya akan dicampurkan dengan bahan bakar minyak. Campuran tersebut diharapkan dapat menghasilkan energi yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

Menurut Luddin, pemanfaatan bioetanol tersebut diperkirakan mampu menurunkan emisi karbon hingga 60 persen. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan penggunaan bahan bakar konvensional secara murni.

Ia menilai capaian tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung agenda pengurangan emisi global. Selain itu, pemanfaatan energi bersih juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar kawasan industri.

Pengembangan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transisi energi nasional. Pemerintah terus mengarahkan penggunaan sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan di berbagai sektor.

Dengan menggabungkan industri pengolahan minyak dan energi terbarukan dalam satu kawasan, Katibung diharapkan menjadi model pengembangan industri energi masa depan di Indonesia. Konsep ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengembangan kawasan industri lain di tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....