Cuaca Buruk Batasi Aktivitas Melaut Nelayan Kendari

  • 06 Jun 2026 18:51 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Cuaca buruk yang melanda perairan Sulawesi Tenggara dalam beberapa hari terakhir berdampak pada aktivitas para nelayan di Kota Kendari. Angin kencang disertai gelombang tinggi membuat banyak nelayan memilih mengurangi bahkan menghentikan sementara kegiatan melaut demi menjaga keselamatan.

Kondisi tersebut terlihat di kawasan pelelangan ikan Kendari, Sabtu 6 Juni 2026 di mana jumlah ikan yang masuk mengalami penurunan dibandingkan hari-hari normal. Berkurangnya hasil tangkapan nelayan menyebabkan pasokan ikan segar menjadi terbatas sehingga aktivitas jual beli di pelelangan tidak seramai biasanya.

Sejumlah pedagang mengaku stok ikan yang tersedia lebih sedikit karena banyak kapal nelayan tidak beroperasi secara maksimal. Beberapa jenis ikan yang umumnya mudah ditemukan, seperti cakalang, katombo, dan kakap merah, kini jumlahnya terbatas. Akibatnya, harga ikan di tingkat pelelangan maupun pasar tradisional mengalami kenaikan.

Para nelayan menyebut keselamatan menjadi prioritas utama saat kondisi cuaca tidak bersahabat. Angin kencang dan tingginya gelombang meningkatkan risiko saat berada di laut sehingga mereka memilih menunda keberangkatan hingga kondisi perairan kembali aman.

Selain berdampak pada nelayan, situasi ini juga memengaruhi pendapatan pedagang ikan yang bergantung pada pasokan harian dari hasil tangkapan laut. Mereka berharap cuaca segera membaik agar nelayan dapat kembali melaut dan distribusi ikan segar ke pasar dapat berjalan normal.

Masyarakat diharapkan dapat memahami kondisi yang terjadi karena terbatasnya pasokan ikan saat ini dipengaruhi faktor cuaca. Dengan membaiknya kondisi perairan, hasil tangkapan nelayan diperkirakan akan kembali meningkat sehingga ketersediaan ikan dan

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....