Update Cuaca 6 Juni: Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Kalbar, 109 Hotspot Terpantau

  • 06 Jun 2026 07:22 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak memprakirakan sebagian wilayah Kalimantan Barat berpotensi diguyur hujan pada Sabtu, 6 Juni 2026. Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi petir dan angin kencang yang dapat menyertai hujan.

Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Fitri, mengatakan pada pagi hingga siang hari sebagian besar wilayah Kalimantan Barat diprakirakan berawan. Namun, memasuki siang hingga sore hari, hujan dengan berbagai intensitas berpotensi terjadi di sejumlah daerah.

"Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Mempawah dan Kota Pontianak. Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Sambas, Kota Singkawang, Kubu Raya, Kayong Utara, Ketapang, Landak, dan Sanggau," ujarnya dalam laporan prakiraan cuaca BMKG Supadio Pontianak, pada warta berita pagi, RRI Pro 1 Pontianak, Sabtu, 6 Juni 2026.

Lanjut Fitri, pada malam hingga dini hari, hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Landak, Kapuas Hulu, Pontianak, Mempawah, Kubu Raya, dan Kayong Utara. Sedangkan hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, dan Ketapang.

Fitri menjelaskan, angin secara umum bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan antara 10 hingga 30 kilometer per jam. Adapun suhu udara berkisar 24 hingga 35 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 55 hingga 98 persen.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang berdurasi singkat di beberapa wilayah Kalimantan Barat," katanya.

Selain informasi cuaca, BMKG juga melaporkan perkembangan titik panas atau hotspot di Kalimantan Barat. Berdasarkan pemantauan selama 24 jam terakhir, terdeteksi sebanyak 109 titik panas yang tersebar di sejumlah wilayah.

"Perlu diwaspadai potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Dalam satu minggu ke depan, wilayah Kalimantan Barat berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar," ucap Fitri.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan tetap memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak cuaca maupun potensi kebakaran hutan dan lahan.

Untuk memperoleh informasi terbaru, masyarakat dapat mengakses laman resmi BMKG Kalbar maupun media sosial BMKG Kalbar.

Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Karhutla Kalbar Meningkat Drastis

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....