Pemkab Bengkalis Siapkan Rp5 Miliar Dana BTT untuk Antisipasi Karhutla
- 04 Jun 2026 17:24 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menyiapkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp5 miliar untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta berbagai kondisi darurat lainnya yang berpotensi terjadi sepanjang tahun 2026.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, Ersan Saputra, mengatakan dana tersebut disiapkan sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai kejadian yang bersifat emergensi maupun force majeure.
Menurut Ersan, BTT merupakan instrumen anggaran yang memang diperuntukkan bagi penanganan situasi mendesak yang membutuhkan respons cepat dari pemerintah, termasuk bencana alam dan kebakaran hutan serta lahan yang saat ini menjadi perhatian bersama seiring memasuki musim kemarau.
"Khusus untuk anggaran, kita sudah menyiapkan dana Belanja Tidak Terduga atau BTT yang memang dipersiapkan untuk penanganan yang bersifat emergensi. Salah satunya apabila terjadi musibah ataupun force majeure seperti karhutla ini," kata Ersan kepada RRI, Kamis 4 Juni 2026.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah sebelumnya juga telah mengalokasikan anggaran dari pos BTT untuk mendukung upaya penanganan karhutla yang terjadi di Kabupaten Bengkalis. Dana yang telah dikucurkan mencapai sekitar Rp2 miliar dan digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional penanganan kebakaran.
Menurutnya, dukungan anggaran tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh upaya penanggulangan karhutla dapat berjalan secara optimal, mulai dari pencegahan, pemadaman hingga dukungan logistik di lapangan.
Selain itu, Pemkab Bengkalis juga menyiapkan bantuan operasional tambahan untuk mendukung instansi dan personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Langkah tersebut dilakukan meskipun kondisi fiskal daerah saat ini menghadapi berbagai tantangan.
"Kita paham bahwa bagaimanapun kondisi ekonomi maupun kondisi APBD saat ini sedang tidak baik-baik saja. Namun kita tetap mengupayakan yang terbaik untuk penanganan yang bersifat emergensi dan force majeure. Ini menjadi prioritas kita," ujarnya.
Ersan menegaskan, total dana yang disiapkan tahun ini untuk kebutuhan darurat, termasuk penanganan karhutla, mencapai Rp5 miliar. Namun, penyaluran anggaran tersebut akan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Menurutnya, pemerintah tidak serta-merta mengucurkan seluruh anggaran yang tersedia sekaligus. Penggunaan dana akan mempertimbangkan tingkat urgensi, lokasi kejadian, serta kebutuhan riil dalam proses penanganan karhutla.
"Kita siapkan sekitar Rp5 miliar. Namun pendistribusiannya tergantung kondisi dan kebutuhan penanganan di lapangan. Jadi tidak semuanya langsung dikucurkan, tetapi berdasarkan kebutuhan yang memang mendesak," kata Ersan.
Pemkab Bengkalis berharap dukungan anggaran yang telah disiapkan tersebut dapat memperkuat langkah-langkah penanganan karhutla selama musim kemarau, sekaligus meminimalkan dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat dan lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....