Trust dan SDM Kunci Sukses Implementasi Sirekap 2024
- 03 Jun 2026 18:34 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Wonogiri - Keberhasilan implementasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) pada Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Wonogiri tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi. KPU Wonogiri menilai faktor kepercayaan (trust), kualitas sumber daya manusia (SDM), serta komunikasi yang baik antarpenyelenggara menjadi kunci utama keberhasilan sistem tersebut.
Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Wonogiri, Toto Suryo Setyo Adi, mengatakan keberhasilan penerapan Sirekap tidak bisa dilepaskan dari kepercayaan peserta pemilu terhadap sistem yang dibangun KPU. “Kalau menurut saya yang paling pokok itu trust,” ujarnya, Rabu 3 Juni 2026.
Ia menjelaskan, kepercayaan tersebut dibangun melalui berbagai tahapan, mulai dari sosialisasi, simulasi, uji publik, hingga keterbukaan proses penghitungan dan rekapitulasi suara. Dengan demikian, peserta pemilu maupun masyarakat dapat mengawasi jalannya proses secara langsung.
Selain itu, kesiapan SDM menjadi faktor penting lainnya. KPU Wonogiri melakukan bimbingan teknis dan simulasi berulang kepada penyelenggara di tingkat kecamatan, desa, hingga kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).
“Penggunaan aplikasi itu harus simulasi. Tidak bisa secara teoritis. Jadi banyak praktiknya,” katanya.
Toto mengatakan, pelatihan yang dilakukan secara berjenjang membuat petugas lebih siap menghadapi berbagai situasi di lapangan. Bahkan ketika terjadi kendala teknis, KPU telah menyiapkan mekanisme pendampingan melalui grup komunikasi dan petugas pendukung yang siap membantu.
Di sisi lain, budaya komunikasi yang dibangun KPU Wonogiri juga dinilai berperan besar dalam menyukseskan pelaksanaan Sirekap. Hubungan antara KPU dengan penyelenggara ad hoc di tingkat bawah dibangun secara terbuka dan tidak berjarak.
“Teman-teman KPPS itu konco, teman-teman PPK dan PPS juga konco. Jadi tidak ada rasa sungkan ketika mau bertanya atau berdiskusi,” ucapnya.
Meski demikian, Toto mengakui masih terdapat sejumlah catatan yang perlu diperbaiki untuk pelaksanaan pemilu mendatang. Salah satunya terkait kapasitas server yang sempat mengalami perlambatan saat proses unggah data dilakukan secara bersamaan.
“Yang jelas yang perlu dibangun itu kapasitas servernya. Itu yang sangat terasa dirasakan oleh penyelenggara ataupun peserta,” katanya.
Ia berharap pengembangan Sirekap ke depan dilakukan secara berkelanjutan sehingga sistem yang telah berjalan baik dapat terus disempurnakan tanpa harus berganti konsep secara menyeluruh.
“Sistem aplikasi itu diharapkan berkelanjutan. Yang sudah baik diperbaiki menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.
KPU Wonogiri menilai implementasi Sirekap pada Pemilu dan Pilkada 2024 berhasil membantu mempercepat proses rekapitulasi suara, meningkatkan transparansi, serta memperkuat pengawasan publik terhadap hasil pemilu. Selain dukungan teknologi, keberhasilan tersebut juga ditopang oleh kepercayaan, kesiapan SDM, dan komunikasi yang efektif di semua tingkatan penyelenggara. (Ase)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....