Khutbah Idul Adha Pemkab Sampang Tekankan Pentingnya Persatuan
- 27 Mei 2026 20:52 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menggelar salat Idul Adha di area depan Pendopo Trunojoyo pada Rabu 27 Mei 2026 dengan menekankan makna Idul Adha. Dalam momentum suci ini,
Imam sekaligus Khatib KH Mahmud Husaini, Wakil Ketua PCNU sampang menyampaikan pentingnya menjaga persatuan umat, rasa persaudaraan yang tinggi, serta pemaknaan mendalam terhadap ibadah kurban.
“Rasa persaudaraan yang kuat di antara sesama muslim akan melahirkan sikap tolong-menolong, gotong royong, dan tanggung jawab bersama terhadap nasib bangsa. Sifat-sifat persatuan dan kepedulian sosial yang demikian itu sangat diperlukan dalam masa-masa sekarang ini," tutur KH. Mahmud Husaini.
Idul Adha, atau yang sering disebut sebagai Hari Raya Kurban, sejatinya merupakan hari raya yang besar. Bahkan secara waktu, perayaannya lebih panjang daripada Idul Fitri, yakni berlangsung selama empat hari berturut-turut yang mencakup hari H (10 Dzulhijjah) hingga hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah). Pada hari-hari tersebut, umat Islam diharamkan berpuasa dan disunahkan untuk menyembelih hewan kurban bagi yang mampu.
| Baca juga: Pemkab Sampang Siap Dukung TMMD ke-129 |
Lebih lanjut. KH. Mahmud Husaini mengingatkan bahwa Ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan memiliki dimensi spiritual yang sangat tinggi. Menurut mazhab Hanafi, menyembelih binatang kurban seperti kambing, sapi, kerbau, atau unta hukumnya adalah wajib bagi mereka yang memiliki kelapangan rezeki.
“Hewan yang dikurbankan tidak akan sia-sia, melainkan akan menjadi kendaraan yang mulia bagi pemiliknya di hari kiamat nanti. Hal ini selaras dengan penafsiran Al-Qur'an Surat Maryam ayat 85 yang artinya pada hari kiamat nanti, Allah akan mengumpulkan manusia yang bertakwa untuk menghadap Tuhan Yang Maha Pengasih dengan berkendaraan /sebagai tamu kehormatan,” tambahnya
Dalam tafsir disebutkan bahwa kata Wafdan berarti mereka dikumpulkan sebagai tamu Allah yang mulia dengan menaiki kendaraan yang dimuliakan di Padang Mahsyar.
Selain itu, Rasulullah SAW juga menegaskan pentingnya berkurban sebagai amalan yang menyelamatkan pelakunya dari kejelekan di dunia dan akhirat serta anjuran memperbesar kurban sebab akan menjadi kendaraandalam melewati jembatan Sirotol Mustaqim menuju surga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....