UIN Saizu Seleksi 18 Mahasiswa untuk KKN Internasional
- 27 Mei 2026 05:16 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri atau UIN Saizu Purwokerto kembali menyiapkan mahasiswa terbaiknya untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Semporna, Sabah, Malaysia. Sebanyak 18 mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi mengikuti seleksi wawancara secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (25/5/2026).
Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UIN Saizu, Mawi Khusni Albar, mengatakan program KKN Internasional bukan sekadar agenda pengabdian mahasiswa di luar negeri. Menurutnya, program tersebut menjadi ruang pembelajaran lintas budaya sekaligus penguatan jejaring internasional bagi mahasiswa.
“Program ini bukan sekadar mengirim mahasiswa ke luar negeri, tetapi menjadi ruang pembelajaran lintas budaya, penguatan kepedulian sosial, serta implementasi nilai-nilai keilmuan dan keislaman dalam konteks masyarakat global. Karena itu, peserta yang terpilih harus benar-benar siap menjadi duta kampus dan mampu membawa nama baik UIN Saizu,” ujar Mawi.
Dalam proses seleksi, peserta diuji langsung oleh Mawi Khusni Albar bersama Founder Semporna Prihatin, Cik Hassan bin Unus. Penilaian meliputi motivasi, kemampuan komunikasi, kesiapan mental, pengalaman organisasi, kemampuan akademik dan nonakademik, hingga pemahaman awal terkait pengabdian masyarakat lintas negara.
Mawi menjelaskan mahasiswa peserta KKN Internasional dituntut memiliki kesiapan lebih dibandingkan KKN reguler. Menurutnya, mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial, budaya, dan bahasa yang berbeda di negara tujuan.
“Mahasiswa harus mampu beradaptasi, menjaga etika, bekerja sama, dan membaca kebutuhan masyarakat. KKN Internasional membutuhkan kesiapan mental, kedisiplinan, serta kemampuan membawa diri di tengah masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Founder Semporna Prihatin, Cik Hassan bin Unus, menyebut dari 18 peserta yang mengikuti seleksi nantinya akan dipilih 10 mahasiswa terbaik untuk diberangkatkan ke Semporna. Ia berharap peserta terpilih mampu berkontribusi dalam kegiatan pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut.
“Insyaallah dari 18 peserta ini akan diambil 10 orang. Kami berharap peserta yang terpilih benar-benar siap, karena mereka akan berinteraksi langsung dengan masyarakat dan ikut membantu kegiatan pendidikan, sosial, dan pemberdayaan komunitas di Semporna,” ujar Cik Hassan.
Program KKN Internasional UIN Saizu di Semporna tahun ini menjadi pelaksanaan keenam sejak pertama kali dijalankan. Keberlanjutan program tersebut dinilai menjadi bukti kuatnya kerja sama antara UIN Saizu dengan mitra lokal di Sabah, Malaysia, sekaligus memperkuat rekognisi kampus dalam pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....