Kementan Percepat Modernisasi Pertanian dan Optimalisasi Lahan di Lampung

  • 27 Mei 2026 10:27 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kementerian Pertanian Republik Indonesia terus mempercepat program transformasi pertanian tradisional menuju sistem modern di Provinsi Lampung. Langkah strategis ini direalisasikan melalui percepatan program optimalisasi lahan rawa atau opla serta perluasan mekanisasi di tingkat petani.

Pengembangan lahan rawa menjadi sawah produktif dinilai menjadi jawaban konkret untuk mendongkrak indeks pertanaman secara nasional. Pemerintah pusat menargetkan seluruh pengerjaan fisik konstruksi lahan rawa di Lampung dapat dituntaskan seluruhnya pada pertengahan tahun ini.

Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Kementan Tin Latifah merinci total target opla di Provinsi Lampung mencapai luasan 19.513 hektare bidang tanah. Dari jumlah target tersebut pihak kementerian mencatat pengerjaan fisik yang telah rampung dikerjakan sudah menyentuh 14.014 hektare.

Rencana sebaran lokasi opla difokuskan pada beberapa kabupaten yang memiliki potensi hamparan perairan pasang surut yang luas. Kabupaten Tulang Bawang menempati porsi alokasi terbesar disusul oleh wilayah Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Lampung Timur.

"Program optimalisasi lahan rawa di Provinsi Lampung ditargetkan selesai secara fisik pada Juni 2026," ujar Tin Latifah, Selasa 26 Mei 2026.

Selain penataan jaringan tata air kementerian juga secara masif menyalurkan bantuan alat mesin pertanian modern. Stimulus berupa traktor roda dua, traktor roda empat, hingga mesin pompa air dikerahkan untuk menaikkan level mekanisasi lahan daerah.

Pemanfaatan teknologi mesin ini terbukti mampu menghemat biaya produksi serta mempercepat waktu pengolahan tanah secara signifikan. Jajaran bintara pembina desa bersama penyuluh lapangan terus mendampingi kelompok tani agar operasional alat berjalan optimal.

Modernisasi sarana prasarana ini diharapkan dapat mengubah wajah sektor agraria Lampung menjadi lebih efektif dan berdaya saing tinggi. Keberhasilan transformasi ini akan menjadi percontohan utama bagi pembangunan lumbung pangan di pulau lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....