Harga Cabai di Pasar Inpres Manonda Tembus Rp70 Ribu per Kg jelang Idul Adha 1447 H

  • 25 Mei 2026 15:38 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palu, Lukman menyebut, harga cabai rawit di Pasar Inpres Manonda mencapai Rp70 ribu per kilogram menjelang hari raya Idul Adha 1447 H. Kenaikan harga tersebut ditemukan usai tim DPKP Kota Palu melaksanakan pemantauan langsung di pasar.

Lukman menjelaskan, harga tersebut berbanding jauh dengan hasil temuan saat melakukan pemantauan harga pada pekan lalu yang berada di kisaran Rp50 ribu sampai Rp55 ribu. Ia menyebut lonjakan harga tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat, sementara produksi di tingkat petani masih berada dalam kondisi yang relatif stabil.

"Produksi di tingkat supplier ke pasar itu masih tetap stabil, tetapi permintaan masyarakat jelang Idul Adha meningkat," ucap Lukman di halaman kantor DPKP Kota Palu pada Senin, 25 Mei 2026.

Selain cabai rawit, sejumlah komoditi lain seperti bawang, tomat, hingga cabai keriting juga mengalami kenaikan harga. Meski begitu, Lukman menegaskan bahwa kondisi ini hanya bersifat sementara karena mendekati momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

"Jadi ini insidentil, mungkin satu minggu dari sekarang bisa stabil lagi, kenaikan ini karena permintaannya yang melonjak sementara supply-nya stabil," ucap Kepala DPKP Kota Palu.

Sebagai langkah intervensi harga bahan pokok menjelang Idul Adha, DPKP Kota Palu kembali menghadirkan Gerakan Pangan Murah yang juga dirangkaikan dengan Pasar Tani. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan subsidi pada sejumlah harga bahan pokok sehingga lebih murah dari harga yang ada di pasar saat ini.

"Kalau dibandingkan dengan di pasar pada saat bersamaan tadi pagi, itu harga Rp60 ribu sampai Rp70 ribu, sementara kami jual cabai Rp40 ribu per kilogram," ucapnya.

Lukman menjelaskan program Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan sebagai upaya Pemerintah Kota Palu dalam memastikan kebutuhan pokok masyarakat menjelang HBKN dapat terpenuhi dengan harga yang relatif stabil. Ia menegaskan program ini kembali dihadirkan usai menemukan adanya gejolak harga kebutuhan pokok menjelang Idul Adha 1447 H.

"Kegiatan ini untuk memberikan jaminan kepada para konsumen kita warga masyarakat Kota Palu untuk mendapatkan harga yang stabil yang layak terutama menjelang momentum Idul Adha," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....