BMKG Perbarui Peringatan Dini Cuaca di Kalimantan Selatan

  • 22 Mei 2026 17:16 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca pada Juma, 22 Mei 2026. pukul 17.10 WITA. Dalam laporan tersebut, sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

BMKG menyebutkan potensi hujan lebat mulai terjadi sekitar pukul 17.20 WITA. Beberapa wilayah yang masuk dalam peringatan dini antara lain Kabupaten Banjar, khususnya Kecamatan Astambul, Simpang Empat, Pengaron, Mataraman, dan Sambung Makmur. Masyarakat di wilayah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.

Selain Kabupaten Banjar, cuaca ekstrem juga diprakirakan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapin. Daerah yang berpotensi terdampak meliputi Binuang, Tapin Selatan, Tapin Tengah, Candi Laras Selatan, Candi Laras Utara, hingga Hatungun. Hujan dengan intensitas tinggi dikhawatirkan dapat menyebabkan genangan di sejumlah titik rawan.

Peringatan dini juga berlaku untuk wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, terutama di Daha Selatan, Daha Utara, Kalumpang, dan Daha Barat. Sementara itu, Kabupaten Hulu Sungai Utara seperti Danau Panggang, Babirik, Amuntai Selatan, serta Paminggir turut diprediksi mengalami kondisi cuaca serupa. Di Kabupaten Tabalong, wilayah Tanjung, Muara Uya, dan Bintang Ara juga masuk dalam daftar wilayah waspada.

BMKG menambahkan kondisi cuaca tersebut berpotensi meluas ke beberapa daerah lainnya. Di Kabupaten Banjar, wilayah Sungai Tabuk, Martapura, Karang Intan, Aranio, Martapura Barat, hingga Martapura Timur diperkirakan turut mengalami hujan lebat disertai angin kencang. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pengguna jalan dan warga yang berada di daerah terbuka.

Sementara itu di Kabupaten Barito Kuala, wilayah Rantau Badauh, Cerbon, Bakumpai, Kuripan, Tabukan, Barambai, Marabahan, dan Jejangkit juga diperkirakan terdampak cuaca buruk. Warga diimbau untuk mewaspadai potensi pohon tumbang, sambaran petir, serta meningkatnya debit air di beberapa kawasan rendah dan bantaran sungai.

BMKG memperkirakan kondisi cuaca ini masih dapat berlangsung hingga pukul 21.18 WITA. Masyarakat diminta terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila hujan lebat dan angin kencang terjadi. Informasi pembaruan cuaca dan peringatan dini dapat diakses melalui BMKG.go.id.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....