Pemko Banjarmasin Warning Panitia Kurban Soal Plastik dan Limbah Jeroan!

  • 22 Mei 2026 11:01 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Banjarmasin kembali memberikan warning kepada seluruh panitia kurban. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin secara khusus menyoroti penggunaan kantong plastik sekali pakai serta pembuangan limbah hasil pemotongan hewan kurban yang masih kerap ditemukan setiap tahun.

Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Banjarmasin, Marzuki menegaskan, pihaknya kembali menerbitkan Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada panitia kurban. Poin intinya adalah agar mengurangi penggunaan kantong plastik dalam pembagian daging kurban kepada masyarakat.

“Seperti tahun sebelumnya, kami mengimbau panitia kurban untuk menghindari penggunaan kantong plastik saat membungkus daging kurban. Surat Edaran juga akan diterbitkan mengenai imbauan itu,” kata pria yang akrab disapa Bang Jeck itu, Jumat, 22 Mei 2026.

Menurutnya, penggunaan bahan ramah lingkungan seperti besek, daun pisang, atau wadah yang dapat digunakan kembali bisa menjadi alternatif untuk digunakan. Benda-benda tersebut diyakini akan berdampak besar terhadap pengurangan sampah di Kota Seribu Sungai.

Tak hanya soal plastik, DLH juga menyoroti persoalan limbah pemotongan hewan seperti jeroan, isi perut, hingga usus yang masih sering dibuang sembarangan, bahkan ke aliran sungai. “Jeroan dan usus jangan dibuang ke sungai. Itu bisa mencemari lingkungan dan menimbulkan bau tidak sedap,” ujarnya, menekankan.

Marzuki menjelaskan, limbah hasil pemotongan sebenarnya masih dapat dimanfaatkan kembali apabila dikelola dengan benar,salah satunya diolah menjadi kompos. Jeroan sisa-sisa pemotongan itu bisa dikubur. Bisa juga dimanfaatkan kembali menjadi kompos, tentu dengan dibersihkan terlebih dahulu supaya tidak menjadi limbah yang mencemari,” ucapnya.

DLH Banjarmasin menilai kesadaran panitia kurban sangat menentukan keberhasilan pengurangan sampah saat Iduladha. Pasalnya, setiap momen kurban produksi sampah rumah tangga dan organik di Banjarmasin selalu mengalami peningkatan signifikan.

Namun, apabila seluruh panitia kurban tertib menjalankan imbauan tersebut, produksi sampah diyakini dapat ditekan cukup besar. “Kalau ini dijalankan dengan tertib oleh seluruh panitia kurban, maka produksi sampah bisa berkurang hingga lima persen. Itu sudah sangat membantu kita dalam pengurangan sampah,” ujar, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....