Terlantar di Malaysia, Bocah Asal Muba Dipertemukan dengan Ibunya di Palembang

  • 22 Mei 2026 13:25 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Suasana haru menyelimuti Terminal Kedatangan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Kamis malam, 21 Mei 2026, saat seorang anak pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Musi Banyuasin akhirnya dipertemukan kembali dengan ibu kandungnya setelah sempat terlantar di Malaysia.

Anak perempuan tersebut bernama Nur Iramaya binti Abdullah (4), warga Desa Kali Berau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin. Ia dipulangkan dari Johor Bahru melalui jalur repatriasi laut menuju Batam sebelum diterbangkan ke Palembang menggunakan maskapai Citilink.

Prosesi serah terima berlangsung penuh emosional ketika Nur Iramaya langsung diserahkan kepada ibu kandungnya yang telah lama menanti kepulangan sang anak.

Pemulangan tersebut difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Disnakertrans bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Sumatera Selatan dan didukung KJRI Johor Bahru serta pihak imigrasi.

Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga mengatakan kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk komitmen memastikan warga Muba mendapat perlindungan hingga kembali ke kampung halaman.

“Puji syukur malam ini tugas kemanusiaan kita berjalan dengan lancar dan aman. Anak kita sudah diterima langsung oleh ibu kandungnya dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Menurut Herryandi, pihaknya bersama pemerintah kecamatan dan desa akan terus memantau kondisi pengasuhan serta tumbuh kembang anak tersebut setelah kembali ke lingkungan keluarga.

Sementara itu, Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Sumatera Selatan, Waydinsyah menjelaskan proses pemulangan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi dan lintas negara.

“Proses pemulangan ini merupakan hasil koordinasi intensif bersama KJRI Johor Bahru, BP3MI Kepulauan Riau, serta pihak Imigrasi melalui program repatriasi migran resmi,” katanya.

Secara terpisah, Bupati Musi Banyuasin, HM Toha Tohet menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyelamatan dan pemulangan anak tersebut.

Menurutnya, keberhasilan itu menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negara Indonesia, termasuk pekerja migran dan keluarganya.

“Kolaborasi yang responsif ini membuktikan komitmen negara dalam melindungi setiap belahan jiwa warganya di mana pun berada,” ujar Toha Tohet.

Usai proses serah terima dan pemeriksaan kesehatan di bandara, Nur Iramaya bersama ibunya langsung diberangkatkan menuju Desa Kali Berau dengan pengawalan tim gabungan dari Disnakertrans Muba, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa untuk memastikan keduanya tiba dengan aman di rumah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....