Wujudkan Pangan Mandiri, Sendi Laras Salatiga Ajak Warga Bertani dari Rumah
- 22 Mei 2026 09:27 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Salatiga — Pemerintah Kota Salatiga meluncurkan aksi perubahan Sendi Laras (Sinergi Pemerintah, Masyarakat, dan Elemen Laras) untuk memperkuat ketahanan pangan perkotaan melalui pemanfaatan lahan rumah tangga. Melalui program tersebut, warga diajak bertani dari rumah dengan mengoptimalkan pekarangan sebagai sumber pangan mandiri keluarga.
Program Sendi Laras diresmikan langsung Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan bersama Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan di Tapak Hapsari, Kelurahan Mangunsari, Kamis, 21 Mei 2026. Peluncuran program dirangkaikan dengan Pelatihan Pengolahan Sumber Daya Alam (SDA) untuk Pertanian Tahun 2026 yang diikuti 50 kader PKK tingkat RW.
Kegiatan tersebut menjadi langkah konkret pemerintah dalam mengedukasi masyarakat agar mampu memanfaatkan keterbatasan lahan perkotaan menjadi sumber pangan produktif. Warga didorong menanam berbagai komoditas pangan yang dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Dalam arahannya, Robby mengapresiasi inisiatif Kelurahan Mangunsari yang aktif menggerakkan potensi masyarakat dari lingkungan rumah tangga. Menurutnya, keterbatasan lahan pertanian di Kota Salatiga tidak boleh menjadi hambatan untuk mewujudkan kemandirian pangan lokal.
Robby mencontohkan sejumlah praktik sederhana yang bisa dilakukan masyarakat, seperti budidaya padi dalam pot maupun pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam cabai, tomat, hingga jahe. Pemerintah daerah, kata dia, juga akan mendukung kebutuhan masyarakat melalui bantuan bibit dan sarana pertanian.
Selain memperkuat ketahanan pangan, Sendi Laras juga mendorong pengelolaan sampah rumah tangga secara mandiri. Warga diajak mengolah sampah organik dapur menggunakan metode Losida maupun lubang biopori agar lebih ramah lingkungan.
Sementara untuk sampah anorganik, masyarakat diarahkan menyalurkannya ke Bank Sampah Induk (BSI). Melalui sistem tersebut, sampah yang dipilah dapat memiliki nilai ekonomi bahkan dikonversi menjadi tabungan hingga logam mulia.
Program Sendi Laras diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan luar daerah sekaligus menekan volume sampah rumah tangga. Di akhir kegiatan, peserta pelatihan juga menerima bantuan bibit tanaman dan pupuk untuk mendukung praktik pertanian rumah tangga di lingkungan masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....