Soal Dapur SPPG, UMY Usulkan ini ke Pemerintah

  • 21 Mei 2026 10:37 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengusulkan sebagai mitra kajian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sehingga, pimpinan universitas tersebut menyampaikan dua skema keterlibatan berbasis akademik.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UMY, Profesor Dyah Mutiarin menyebut skema pertama tentang kajian ilmiah oleh dosen, terhadap SPPG yang telah beroperasi. Kemudian yang kedua, program magang mahasiswa di dapur SPPG.

”Keterlibatan perguruan tinggi dalam MBG, tidak harus membangun dapur SPPG di kampus,” katanya, Kamis, 21 Mei 2026. ”Ada cara yang lebih selaras dengan mandat akademik.”

Jika kampus diposisikan sebagai mitra kajian SPPG, maka bisa melibatkan dosen lintas kajian ilmu. Mulai dari bidang gizi, kesehatan, pertanian, hingga manajemen, untuk melakukan kajian akademik terhadap SPPG yang beroperasi di luar kampus.

”Perguruan tinggi dapat memberikan masukan terkait komposisi gizi dan langkah pencegahan keracunan makanan,” ucapnya. ”Juga terkait evaluasi dari sisi efisiensi anggaran.”

Kemudian, para mahasiswa yang melakukan magang di SPPG, juga bisa mendapat pengalaman lapangan. Cara ini jelas lebih efisien bagi kampus, karena tidak harus menanggung beban pembangunan dan operasional dapur baru.

Guru Besar Prodi Ilmu Pemerintahan UMY itu juga menyoroti keunggulan struktural Muhammadiyah. Sebab, UMY dan jaringan amal usaha Muhammadiyah punya ekosistem yang terhubung secara organik dengan sasaran program MBG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....