Rektor UMY: Masuk Dunia Kerja Tidak Hanya Soal IPK
- 11 Jun 2026 11:24 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Lulusan perguruan tinggi di Indonesia, wajib meningkatkan kapasitas diri dengan menguasai berbagai keterampilan yang relevan dengan dunia kerja. Sebab, untuk memasuki pasar kerja tidak cukup hanya berbekal IPK tinggi.
Maka, Rektor UMY Profesor Achmad Nurmandi mendorong para mahasiswa yang masih kuliah, untuk memperkaya pengalaman melalui berbagai aktivitas di luar kuliah. Baik dengan bergabung di organisasi kemahasiswaan, maupun kegiatan pengabdian.
| Baca juga: RRI Yogyakarta Raih Media Award 2026 |
Sebab, kemampuan membangun karier di dunia kerja, sangat ditentukan oleh penguasaan soft skill, yang bisa tumbuh lewat berbagai kegiatan di luar waktu kuliah. Misalkan seperti kemampuan komunikasi, kerjasama tim, memimpin, berfikir kritis, serta beradaptasi dengan perubahan yang terjadi sangat dinamis.
”Dari survei alumni yang kami lakukan, lulusan dengan soft skills dengan baik, kariernya bisa berkembang cepat,” katanya, Kamis, 11 Juni 2026. ”Maka, kemampuan yang diperoleh selama kuliah dapat terus diaktualisasikan, saat para lulusan terjun ke dunia kerja, dunia usaha, maupun masyarakat,” jelasnya.
Profesor Nurmandi juga menyebut, sebanyak 120 lulusan dari total 1.260 wisudawan UMY Tahun Akademik 2026/2027, telah bekerja sejak sebelum mereka menyelesaikan studi. Hal ini menjadi indikator meningkatnya kualitas lulusan.
Selain menyiapkan kompetensi profesional, UMY juga menanamkan nilai-nilai keislaman sebagai bagian dari pembentukan karakter mahasiswa. Pembinaan tersebut diberikan, kepada seluruh mahasiswa lintas program studi (prodi).
”Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik,” katanya. ”Tetapi juga sumber daya manusia yang punya integritas moral dan kepedulian sosial.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....