Ribuan Data Guru Madrasah Tolitoli dan Buol Disinkronkan

  • 21 Mei 2026 00:00 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Toli-Toli - Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah menggelar kegiatan Penyusunan Formasi Kebutuhan Guru Madrasah Negeri dan Sinkronisasi Data EMIS GTK di Aula Kantor Kemenag Tolitoli, Rabu 20 Mei 2026.

Kegiatan tersebut diikuti kepala madrasah negeri bersama operator EMIS GTK dari kedua daerah guna memastikan validitas data sebagai dasar perencanaan kebutuhan guru dan kebijakan pendidikan madrasah.

Kepala Kemenag Tolitoli, Makmur Muhammad Arief, menegaskan pentingnya ketertiban administrasi dan pengawalan proses pembaruan data Simpatika agar seluruh data guru tercatat dengan baik.

“Proses backup dan updating data Simpatika harus dikawal ketat. Kita harus memastikan tidak ada satu pun guru yang datanya terlewat, karena ini menyangkut hak dan kewajiban mereka sebagai pendidik,” ujar Makmur.

Ia juga meminta seluruh kepala madrasah aktif memantau kinerja guru di satuan kerja masing-masing serta mendorong percepatan target penegerian 30 madrasah di wilayah Tolitoli.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulteng, Moh. Taslim, menekankan bahwa akurasi data EMIS GTK menjadi faktor penting dalam pengambilan kebijakan, perencanaan anggaran, hingga pemenuhan tunjangan guru.

Berdasarkan data April 2026, jumlah guru madrasah di Kabupaten Tolitoli tercatat sebanyak 887 orang, terdiri dari 211 PNS, 86 PPPK, dan 590 Non-PNS. Sedangkan Kabupaten Buol memiliki 469 guru yang terdiri dari 109 PNS, 77 PPPK, dan 283 Non-PNS.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....