Puasa Arafah, Puasa Sunnah yang Dianjurkan
- 20 Mei 2026 11:54 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong Selatan – Bulan Dzulhijjah adalah bulan ke 12 sekaligus bulan terakhir di kalender Hijriah. Di Islam, ini termasuk salah satu bulan haram, artinya bulan yang dimuliakan, dimana pahala akan dilipat gandakan. Yang bikin bulan Dzulhijjah istimewah adalah ada beberapa puasa sunnah yang bisa kita kerjakan dan akan mendapat pahala yang berlimpah, satu diantaranya adalah puasa arafah
Dikutip dari laman Baznas, Puasa Arafah merupakan salah satu amalan istimewa yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, terutama bagi mereka yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, satu hari sebelum Hari Raya Idul Adha. Hikmah Puasa Arafah tidak hanya terletak pada pahalanya yang besar, tetapi juga pada nilai spiritual, sosial, dan moral yang terkandung di dalamnya. Melalui ibadah ini, seorang muslim diajak untuk memperkuat keimanan, menumbuhkan empati kepada sesama, serta membersihkan diri dari dosa.
Ustadz Adi Hidayat dalam cermahnya menyampaikan, “maka siapa yang mampu berturut – turut boleh berpuasa 1 sampai 9 hari, siapa yang ingin tanggal 1 puasa kemudian tanggal 2 istirahat lalu tanggal 3 puasa, boleh silahkan, karena kita dianjurkan memperbanyak. Jika belum menunaikan sama sekali setidaknya tunaikan di tanggal 9 nya dan ini dikenal dengan puasa arafah”, ungkapnya.
Adi hidayat juga melanjutkan, “yang di Mekah wukuf berhaji, yang tidak berhaji puasa arafah, sama – sama merenung, sama – sama beristigfar dan mengoreksi diri. Itulah sebabnya puasa arafah bisa menggugurkan dosa yang pernah dikerjakan setahun yang akan berlalu, yang telah berlalu dan juga mencegah setahun yang akan datang. Dosa – dosa kecilnya hilang, mencegah bukan berarti menjamin dosa setahun itu hilang, tapi mencegah kita berbuat dosa dari hasil perenungan, dalam konteks kita ibadah dihari itu”, terangnya.
Selain menghapus dosa, Hikmah Puasa Arafah juga meningkatkan derajat seorang muslim di sisi Allah. Ibadah ini menunjukkan keikhlasan, ketundukan, dan keteguhan iman. Semakin tinggi tingkat keikhlasan seseorang dalam menjalankan puasa, semakin besar pula balasan yang Allah berikan. Inilah yang membuat Hikmah Puasa Arafah menjadi begitu agung dan bernilai tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....