DPD RI, Perwakilan Gorontalo, Pastikan Layanan Haji Ramah Lansia dan Disabilitas

  • 19 Mei 2026 13:59 WIB
  •  Gorontalo

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

RRI.CO.ID, Gorontalo - Anggota DPD RI Komite III Perwakilan Gorontalo, Jasin Dilo, melakukan pengawasan dan monitoring langsung terhadap pelaksanaan ibadah haji tahun 2026, khususnya bagi jamaah asal Gorontalo.

Jasin mengatakan dirinya secara resmi ditugaskan oleh DPD RI untuk melakukan pengawasan pelaksanaan haji musim tahun ini. Ia pun sempat melakukan pemantauan sejak proses pemberangkatan jamaah di Gorontalo hingga pelayanan di Madinah dan Mekkah.

“Saya sebagai Anggota DPD RI Komite III yang menangani haji memang resmi ditugaskan oleh DPD RI sebagai pengawasan haji untuk musim haji tahun ini. Khusus untuk Gorontalo alhamdulillah saya sempat monitoring pada saat pemberangkatan,” ujar Jasin

Menurutnya, salah satu fokus utama pengawasan tahun ini yakni memastikan tagline Kementerian Haji terkait layanan ramah lansia, perempuan, dan disabilitas benar-benar diterapkan di lapangan.

“Alhamdulillah benar-benar dilaksanakan. Setelah saya mengamati di Gorontalo, saya juga ingin memastikan di Madinah dan Mekkah, dan memang tagline itu dijalankan,” katanya

Ia mengungkapkan terdapat sejumlah peningkatan pelayanan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya dari sisi akomodasi jamaah di Madinah yang dinilai lebih baik dan lebih dekat dengan lokasi ibadah.

“Di Madinah hotelnya sangat dekat, bahkan tempat tinggal atau hotelnya berbintang,” ungkapnya

Selain akomodasi, peningkatan pelayanan juga terlihat dari penyediaan konsumsi jamaah. Menurut Jasin, porsi makanan tahun ini meningkat dengan variasi menu yang lebih beragam. Ia juga menyoroti pelayanan terhadap jamaah lanjut usia yang dinilai semakin maksimal. Petugas kesehatan, ketua kloter, hingga pembimbing haji disebut aktif melakukan pemantauan terhadap kondisi jamaah.

“Dari sisi makanan, gramasinya atau jumlah porsinya naik dan variasi menunya juga lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” jelasnya.

“Layanan terhadap lansia benar-benar dilaksanakan. Ada dokter yang selalu aktif, ketua kloter yang terus memonitor, dan pembimbing haji juga sangat memperhatikan jamaah,” katanya.

Meski demikian, Jasin menilai masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki ke depan, terutama terkait kebijakan yang lebih berpihak kepada kenyamanan jamaah haji.

“Hal-hal baik seperti ini tentu akan menjadi catatan kami di DPD agar ke depan bisa dipertahankan dan menjadi prosedur tetap. Kalau ada yang masih kurang, yang paling utama adalah bagaimana kebijakan-kebijakan itu semakin berpihak kepada jamaah haji,” pungkasnya. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....