UMP Gandeng PPM MBS Wanayasa Bangun Pendidikan Islam Berwawasan Global

  • 19 Mei 2026 09:36 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Upaya memperluas kolaborasi pendidikan terus dilakukan Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Salah satunya melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (PPM MBS) Wanayasa, Banjarnegara, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan yang digelar di lingkungan PPM MBS Wanayasa itu juga dirangkaikan dengan agenda Sharing and Motivation bersama mahasiswa internasional asal Palestina dan Sudan. Momentum tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi pendidikan Islam berkemajuan antara perguruan tinggi dan pesantren Muhammadiyah.

Hadir dalam kegiatan itu Kaprodi Magister PAI FAI UMP, Assoc. Prof. Dr. Darodjat, M.Ag., serta Direktur PPM MBS Wanayasa, Wahyudin, S.Ag., M.S.I. Penandatanganan MoA dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengembangan pendidikan, penguatan akademik, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kegiatan ini menjadi penguatan kolaborasi pendidikan Islam antara Magister PAI UMP dan PPM MBS Wanayasa,” ujar Dr. Darodjat dalam keterangan yang diterima RRI, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi sekaligus membangun ekosistem pendidikan Islam yang mampu beradaptasi dengan perkembangan global. Menurutnya, pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi Islam yang unggul secara intelektual, spiritual, dan sosial.

“Sinergi perguruan tinggi dan pesantren perlu terus diperkuat agar lahir inovasi pendidikan Islam yang tetap berakar pada nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah,” tambahnya.

Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan juga diisi sesi berbagi pengalaman bersama mahasiswa internasional UMP, yakni Samar T. M. Alhaj asal Palestina dari Prodi Magister PAI serta Ahmed Fawzi Mohamed Ahmed Ibrahim asal Sudan dari Prodi Teknik Sipil S1 Fakultas Teknik dan Sains UMP.

Dalam sesi tersebut, keduanya berbagi cerita mengenai pengalaman belajar di Indonesia, budaya, hingga pentingnya persaudaraan Islam lintas negara. Kehadiran mahasiswa internasional dinilai memberi wawasan baru bagi para santri mengenai kondisi dunia Islam dan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan.

Direktur PPM MBS Wanayasa, Wahyudin, menyebut kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi para santri. Menurutnya, para peserta tidak hanya mendapat motivasi belajar, tetapi juga perspektif global tentang dunia Islam dan perkembangan pendidikan.

"Kehadiran mahasiswa internasional ini memberikan pengalaman berharga bagi para santri MBS Wanayasa. Para peserta tidak hanya memperoleh motivasi belajar, tetapi juga wawasan global mengenai kondisi dunia Islam dan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dalam membangun peradaban," ucap Wahyudin selaku Direktur PPM MBS Wanayasa.

Kolaborasi antara Magister PAI FAI UMP dan PPM MBS Wanayasa ini sejalan dengan visi UMP sebagai perguruan tinggi unggul dan berdaya saing internasional. Melalui kegiatan tersebut, UMP juga ingin menghadirkan atmosfer akademik global di lingkungan pendidikan lokal, termasuk pesantren.

Ke depan, kerja sama itu diharapkan melahirkan berbagai program kolaboratif di bidang akademik, penelitian, penguatan karakter santri, hingga pengembangan pendidikan Islam berbasis teknologi dan wawasan global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....