Waspada, Tiga Kelompok Ini Rawan Terkena Serangan Heatstroke ketika Haji

  • 16 Mei 2026 20:16 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong Selatan – Cuaca panas ekstrem di Tanah Suci bukan sekadar bikin gerah, tapi bisa jadi ancaman nyata buat nyawa. Kelompok jamaah tertentu disebut memiliki risiko lebih rentan terhadap cuaca panas ekstrem ini atau mengalami heatstroke.

Dokter spesialis gizi, dr. Pande Putu, mengingatkan bahwa dehidrasi di suhu ekstrem bisa langsung menghantam kerja jantung dan fungsi ginjal. Jika anda atau keluarga ada yang berangkat haji tahun ini wajib waspada, dengan gejala awal seperti pusing, mual, badan lemas, atau pandangan mulai kabur. Jangan abai, karena tubuh yang kekurangan cairan bisa tumbang seketika di tengah ibadah.

Menurut dr Pande ada tiga kelompok “Super Prioritas” yang harus ekstra dijaga, di antaranya, Jemaah lansia, penderita penyakit metabolic, dan mereka yang punya riwayat gangguan pencernaan. Dehidrasi pada jemaah dengan penyakit penyerta dapat memperberat fungsi ginjal dan memicu peningkatan kerja jantung.

Situasi ini sangat berbahaya jika tidak segera ditangani dengan asupan cairan yang tepat. Khusus untuk lansia, jangan pernah tunggu sampai haus baru minum. Kemampuan tubuh lansia mendeteksi haus itu seringkali menurun, jadi wajib minum air mineral sedikit demi sedikit tapi rutin sepanjang hari agar dehidrasi tetap terjaga dan ibadah tetap lancar.

Biar tetap fit sampai puncak haji, pastikan selalu bawa payung berwarna terang, istirahat di tempat teduh, dan perbanyak makan buah yang mengandung banyak air. Penggunaan botol semprot serta sunscreen atau lotion juga disarankan untuk membantu menurunkan suhu dan menjaga kelembapan kulit, pelindung tubuh lain seperi kacamata, topi dan masker juga perlu untuk menghindari paparan langsung sinar matahari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....