Kurangnya Budaya Literasi di Lingkup Keluarga Jadi Faktor Rendahnya Minat Baca

  • 13 Mei 2026 20:14 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Kurangnya budaya literasi di lingkungan keluarga menjadi salah satu faktor penyebab masih rendahnya minat baca masyarakat di Sulawesi Barat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Mustari Mula, dalam dialog interaktif di RRI Mamuju, Rabu, 13 Mei 2026.

Mustari Mula menilai, kondisi tersebut dipengaruhi perkembangan teknologi dan minimnya budaya literasi di lingkungan keluarga. Hal tersebut berbeda dengan masa sebelumnya ketika masyarakat memiliki keterbatasan akses hiburan sehingga budaya membaca cenderung lebih tinggi.

"Salah satunya adalah kurangnya budaya literasi di lingkungan keluarga, berbeda dengan zaman dulu, memang karena tidak ada aktivitas yang lain. Sehingga minat membaca buku itu sangat tinggi," ujarnya.

Selain itu, ia mengatakan kemudahan akses terhadap hiburan dibanding bahan bacaan juga menjadi faktor yang mempengaruhi rendahnya minat membaca masyarakat.

"Penyebab lain adalah akses lebih mudah ke hiburan dibanding bahan bacaan, misalnya naskah-naskah pendek dan lain-lain," Jelasnya.

Meski demikian, ia menilai faktor penyebab rendahnya tingkat literasi masyarakat masih cukup beragam, sehingga untuk meningkatkan tingkat literasi diperlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga pemerintah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....