PMI Asal Palu Disekap di Arab Saudi, Berhasil Pulang ke Indonesia
- 13 Mei 2026 15:39 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah asal Kota Palu, Saraswati Zainuddin Usman, akhirnya berhasil dipulangkan ke tanah air setelah mengalami persoalan serius selama bekerja di Arab Saudi.
Warga Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara tersebut tiba dengan selamat di kampung halamannya pada Selasa, 12 Mei 2026 setelah melalui proses pemulangan yang cukup panjang dan penuh kendala. Kasus yang dialami Saraswati mendapat perhatian langsung dari Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala BP2MI, Mukhtarudin, serta Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman.
PMI tersebut sebelumnya dipulangkan dari Arab Saudi pada Minggu 10 Mei 2026 melalui rute Riyadh–Muscat–Jakarta dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 11 Mei 2026 pukul 13.00 WIB.
Namun, proses pemulangan sempat tertunda sejak 22 April 2026 karena yang bersangkutan tertahan di Jeddah akibat adanya laporan dari pihak perusahaan (syarikat) yang belum terselesaikan.
Setelah seluruh proses administrasi dan koordinasi lintas pihak rampung, Saraswati akhirnya diberangkatkan ke Palu dan tiba di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri pada Selasa pagi pukul 06.00 WITA.
Kedatangannya disambut langsung oleh Kepala BP3MI Sulawesi Tengah bersama tim pelindungan, serta turut dihadiri Anggota DPRD Kota Palu Vivi Irade dan perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kota Palu.
Selanjutnya, Saraswati diantar ke rumah keluarganya dan diserahkan langsung kepada pihak keluarga dalam suasana haru, disaksikan tokoh masyarakat dan aparat setempat.
Kepala BP3MI Sulawesi Tengah, Mustaqim, menegaskan bahwa pemulangan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi pekerja migran Indonesia.
“Pemulangan ini adalah komitmen pemerintah dalam memberikan pelindungan kepada PMI yang mengalami masalah di luar negeri hingga kembali dengan selamat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi dan prosedural guna menghindari berbagai risiko.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Palu, Vivi Irade, mengapresiasi seluruh pihak yang telah mengawal proses pemulangan hingga tuntas.
“Kami bersyukur yang bersangkutan bisa kembali dengan selamat. Ini menjadi pelajaran penting agar masyarakat tidak tergiur bekerja ke luar negeri secara nonprosedural,” katanya.
Kepulangan Saraswati menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu memilih jalur migrasi yang aman, legal, dan sesuai prosedur demi perlindungan dan masa depan yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....