Tingkatkan Kompetensi SDM, Pemprov PBD Kirim 64 OAP Ikut Pelatihan Migas di Cepu
- 12 Mei 2026 11:46 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Jawa Tengah, Sorong- Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya mengirim 64 pencari kerja Orang Asli Papua (OAP) untuk mengikuti pelatihan vokasi di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Kementerian ESDM Cepu, Jawa Tengah.
Program tersebut resmi dimulai pada Senin 11 Mei 2026, dibuka oleh Kepala PPSDM Migas Cepu yang diwakili Koordinator Pengembangan SDM, F.X. Yudi Tryono bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral (Nakertrans ESDM) Papua Barat Daya, Suroso.
Pelatihan vokasi itu merupakan kerja sama strategis Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dengan PPSDM Migas guna meningkatkan kompetensi tenaga kerja muda OAP di sektor industri migas. Seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari APBD Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2026 melalui Dana Otonomi Khusus Papua.
Sebanyak 64 peserta akan mengikuti pelatihan selama 27 hari pada tiga bidang kejuruan, yakni Operator Mobile Crane, Operator Forklift, dan Juru Ikat atau Rigger. Selain itu, pelatihan Operator Pembersihan Latihan Sumur juga direncanakan berlangsung pada Juni mendatang.
Kepala Dinas Nakertrans ESDM Papua Barat Daya, Suroso, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan tenaga kerja OAP yang terampil dan memiliki sertifikasi nasional.
“Kita berharap OAP tidak hanya menjadi saksi atas kekayaan alamnya. Melalui pelatihan intensif di Cepu ini, kita sedang menyiapkan aktor utama pembangunan di Papua Barat Daya,” ujar Suroso.
Ia menjelaskan, setelah menyelesaikan pelatihan, seluruh peserta akan mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja teknis bersertifikat di Papua Barat Daya terus meningkat seiring berkembangnya sektor energi dan industri di daerah tersebut. Karena itu, keberadaan tenaga kerja lokal yang kompeten menjadi kebutuhan penting.
“Ini adalah investasi sumber daya manusia. Kami ingin memutus mata rantai pengangguran dengan memastikan anak muda OAP memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja global dan ketahanan energi nasional,” katanya.
Sementara itu, pihak PPSDM Migas Cepu menyatakan siap memberikan pelatihan dengan standar industri sehingga para peserta dapat bersaing di dunia kerja nasional maupun internasional.
Melalui program tersebut, para peserta diharapkan dapat segera terserap ke dunia kerja serta mengisi berbagai posisi strategis pada proyek-proyek industri di Papua Barat Daya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....