Dispersip Ternate Gandeng Komunitas Cengkeh Gift Cafe, Tingkatkan Literasi

  • 11 Mei 2026 19:44 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate–Dalam upaya mengembangkan minat literasi berbasis inklusi sosial, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Ternate menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Komunitas Cengkeh Gift Cafe berlangsung di Benteng Oranje.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dispersip Kota Ternate, Nona Lethulur, mengatakan lokasi komunitas yang berada di kawasan Benteng Oranje sangat strategis untuk menghidupkan ruang-ruang literasi guna meningkatkan minat baca masyarakat.

“Selain itu, lokasi ini akan dijadikan sebagai ruang kreasi untuk pengembangan literasi berbasis inklusi sosial. Kami menyerahkan 100 buku mulai dari buku sejarah hingga literatur tentang rempah-rempah. Mudah-mudahan kolaborasi yang menghadirkan pojok literasi mampu meningkatkan minat baca masyarakat,” ujar Nona, Senin 11 Mei 2026.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menyambut Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2026 yang akan digelar di Ternate pada Agustus mendatang.

Menurutnya, kawasan Benteng Oranje akan menjadi salah satu lokasi kegiatan, termasuk pameran buku dan berbagai aktivitas literasi. Hal ini menjadi peluang untuk menampilkan koleksi buku sejarah kepada para tamu yang datang.“Melalui kerja-kerja kolaboratif ini, kami ingin terus kampanye pentingnya literasi,”katanya.

Ia menegaskan, program kolaborasi semacam ini akan terus dilakukan, tidak hanya untuk mendukung Rakernas JKPI 2026, tetapi juga sebagai upaya menyediakan ruang literasi bagi masyarakat khususnya generasi muda.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan semua pihak untuk meningkatkan literasi dan ini merupakan langkah awal,” ujar Nona.

Terpisah, Ketua Komunitas Cengkeh Gift Cafe, Rahman Udin, menyampaikan apresiasinya kepada Dispersip Kota Ternate yang terus menggaungkan semangat literasi melalui kolaborasi dengan komunitas.

Dijelaskan, kehadiran bahan bacaan di ruang-ruang komunitas seperti kafe menjadi nilai tambah yang tidak hanya menghadirkan tempat berkumpul, tetapi juga membuka ruang diskusi dan memperluas wawasan masyarakat, khususnya generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....