Wakil Wali Kota Bogor Berikan Bekal Kepemimpinan dan Gagasan Kritis Kader HMI
- 11 Mei 2026 08:56 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Kepemimpinan generasi muda dinilai menjadi faktor penting dalam melanjutkan pembangunan dan menghadapi tantangan masa depan.
- Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu memperoleh pengalaman, wawasan kepemimpinan, dan kemampuan berpikir konstruktif untuk berkontribusi di tengah masyarakat.
RRI.CO.ID, Bogor – Kepemimpinan generasi muda dinilai menjadi faktor penting dalam melanjutkan pembangunan dan menghadapi tantangan masa depan. Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bogor saat menghadiri penutupan Training Raya Latihan Kader II dan Latihan Khusus Kohati (LKK) Tingkat Nasional HMI Cabang Kota Bogor di Ciawi, Kabupaten Bogor, Minggu, 10 Mei 2026.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengingatkan pentingnya peran pemuda dalam proses kaderisasi organisasi dan pembangunan masyarakat. Menurutnya, generasi muda saat ini harus berani menentukan arah serta memiliki kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, Jenal Mutaqin menilai pelatihan kader menjadi ruang penting untuk membentuk karakter kepemimpinan yang kuat di kalangan mahasiswa dan pemuda. Ia berharap para peserta mampu menjadi pribadi yang sukses dan dapat membawa perubahan positif bagi Kota Bogor di masa mendatang.
“Semoga yang mengikuti pelatihan ini kelak menjadi orang-orang yang sukses, yang mampu membawa Kota Bogor ke arah yang lebih baik lagi,” ujar Jenal Mutaqin.
Sementara itu, Ketua Panitia Training Raya Latihan Kader II dan LKK Tingkat Nasional HMI Cabang Kota Bogor, Ramadan Randira, menjelaskan puluhan peserta telah mengikuti pelatihan selama sepekan penuh. Menurutnya, proses kaderisasi di HMI dilakukan secara sistematis melalui berbagai tahapan yang harus dilalui peserta.
“HMI adalah organisasi pengkaderan yang paling sistematis di Indonesia. Oleh karena itu, training ini bukan sesuatu yang dapat diotak-atik. Peserta harus melewati berbagai tahapan,” kata Ramadan Randira.
Ia menambahkan tahapan pelatihan tidak hanya berupa proses seleksi dan pengujian, tetapi juga forum diskusi sebagai ruang pembelajaran bersama. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu memperoleh pengalaman, wawasan kepemimpinan, dan kemampuan berpikir konstruktif untuk berkontribusi di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....