Perkuat Jejaring Internasional, Fikes UMP Gelar Student Visit ke Vietnam

  • 09 Mei 2026 22:16 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Komitmen memperluas jejaring internasional terus dilakukan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Salah satunya melalui program Student Visit ke Hanoi Medical University (HMU) dan Phenikaa University, Vietnam, yang dijadwalkan berlangsung pada 11–15 Mei 2026.

Program ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam memperkaya pengalaman akademik mahasiswa di tingkat global sekaligus memperkuat kerja sama internasional di bidang kesehatan. Pelepasan tujuh mahasiswa peserta kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang sidang kantor pusat UMP, Rabu (6/5/2026).

Program tersebut diikuti tujuh mahasiswa yang terdiri atas lima mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan dan dua mahasiswa Program Profesi Ners. Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa akan didampingi enam dosen dari FIKes UMP.

Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Ners UMP, Dr. Ns. Happy Dwi Aprilina, S.Kep., M.Kep., mengatakan bahwa sebelum keberangkatan, rombongan terlebih dahulu bersilaturahmi sekaligus meminta doa restu kepada Rektor UMP.

“Kami izin silaturahmi dan meminta doa restu kepada Pak Rektor untuk keberangkatan enam dosen dan tujuh mahasiswa dalam kegiatan student visit ini,” ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Sabtu (9/5/2026).

Ia menjelaskan, selama berada di Vietnam para mahasiswa akan mengikuti sejumlah agenda akademik, seperti kunjungan laboratorium dan rumah sakit, guest lecture, hingga mengikuti perkuliahan langsung di Hanoi Medical University dan Phenikaa University. Sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran, mahasiswa juga diminta menyusun resume dari seluruh kegiatan yang diikuti.

Ketua Program Studi S1 Keperawatan UMP, Ns. Meida Laely Ramdani, S.Kep., MNS., menambahkan bahwa student visit merupakan program rutin tahunan FIKes UMP untuk mendukung pengembangan wawasan global mahasiswa.

“Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut melalui penelitian bersama, kolaborasi internasional, serta implementasi kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua institusi,” katanya.

Menurutnya, program internasional tersebut tidak hanya berfokus pada kunjungan akademik, tetapi juga mencakup pengabdian masyarakat internasional, guest lecture, hingga program internship. Ke depan, FIKes UMP berharap kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri dapat berkembang menjadi kolaborasi akademik yang lebih luas dan berkelanjutan.

Sementara itu, Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, mendorong para mahasiswa dan dosen untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ruang belajar sekaligus membangun jejaring internasional. Ia menilai Fakultas Ilmu Kesehatan UMP memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global.

“Salah satu Fakultas Ilmu Kesehatan terbaik di Jawa Tengah adalah UMP. Kita memiliki dosen-dosen yang berkualitas dan bertaraf internasional,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya rasa percaya diri dan kemampuan beradaptasi ketika berada di lingkungan internasional. Menurutnya, pengalaman global tidak hanya diperoleh melalui perkuliahan, tetapi juga lewat pertukaran budaya, kepemimpinan, dan jejaring organisasi mahasiswa.

Perwakilan mahasiswa peserta student visit, Daisman Febrian, mengaku antusias mengikuti program tersebut karena menjadi pengalaman internasional pertama bagi sebagian besar peserta.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami, sekaligus kesempatan untuk belajar secara langsung di lingkungan internasional,” ujarnya.

Melalui program Student Visit ini, UMP terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang berdaya saing global, adaptif terhadap perkembangan dunia kesehatan internasional, serta mampu membangun kolaborasi lintas negara di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....