UMP Tinjau Kurikulum TRP Berbasis OBE untuk Tingkatkan Kompetensi Lulusan
- 09 Mei 2026 22:12 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Upaya peningkatan kualitas pendidikan terus dilakukan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Salah satunya melalui Workshop Evaluasi dan Peninjauan Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) serta VMTS yang digelar Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Radiologi Pencitraan (TRP), Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri kesehatan.
Workshop yang berlangsung di lingkungan UMP tersebut menghadirkan pakar Kurikulum AIPRI, Eka Putra Syarif Hidayat, S.Pd., M.Kes., serta pakar Kurikulum OBE, Dr. Yektiningtyastuti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan rumah sakit, alumni, mahasiswa, unsur masyarakat, hingga mitra pengguna lulusan.
Ketua Lembaga Pengembangan Akademik UMP, Dr. Ir. Aman Suyadi, MP menjelaskan, peninjauan kurikulum menjadi langkah penting untuk menjawab perkembangan zaman, termasuk perubahan regulasi dan tuntutan dunia usaha maupun industri.
“Peninjauan kurikulum bukan sekadar menghasilkan dokumen, tetapi bagaimana implementasinya dalam proses pembelajaran dan pengukuran ketercapaian capaian pembelajaran lulusan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Sabtu (9/5/2026).
Ia mengatakan, kebijakan universitas saat ini mendorong seluruh program studi untuk mengembangkan kurikulum berbasis OBE agar lulusan memiliki kompetensi yang terukur dan sesuai kebutuhan stakeholder. Menurutnya, hal tersebut penting agar lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja.
Sementara itu, Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Kesehatan UMP, Dr. Ns. Nur Isnaini, S.Kep., M.Kep., menyampaikan bahwa penyusunan kurikulum dilakukan secara sistematis, mulai dari penetapan profil lulusan hingga penyusunan capaian pembelajaran yang terukur.
Ia menuturkan, proses penyusunan kurikulum turut melibatkan masukan dari berbagai pihak eksternal agar materi pembelajaran benar-benar relevan dengan kebutuhan lapangan.
“Kurikulum itu seperti resep masakan, bagaimana kita meramu agar menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” tuturnya.
Program studi juga menyebutkan bahwa kurikulum baru tersebut nantinya akan diterapkan melalui sistem terintegrasi di lingkungan kampus dan mulai diberlakukan bagi mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.
Melalui workshop tersebut, akademisi dan stakeholder bersama-sama merumuskan kurikulum yang adaptif, aplikatif, serta selaras dengan perkembangan teknologi radiologi dan dunia kesehatan. Diharapkan, lulusan Program Studi TRP UMP mampu memiliki daya saing dan memberikan kontribusi nyata di tingkat nasional maupun global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....