Pemko Payakumbuh Targetkan Cakupan Kesehatan Semesta 100 Persen Tahun Ini

  • 07 Mei 2026 08:06 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh berkomitmen memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang merata melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS). Target pencapaian Total Health Coverage (THC) 100 persen dipatok dapat terwujud sepenuhnya pada tahun 2026.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menyampaikan komitmen tersebut dalam Forum Komunikasi Monitoring dan Evaluasi UHC bersama BPJS Kesehatan. Kegiatan strategis ini berlangsung di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh pada Rabu, 6 Mei 2026.

Saat ini, capaian kepesertaan JKN-KIS di Kota Payakumbuh telah menyentuh angka 98,46 persen atau sebanyak 148.546 jiwa. Pemerintah daerah kini fokus menjaring sisa 2.323 jiwa penduduk yang belum terdaftar agar target perlindungan semesta segera tercapai.

“Target kita tahun 2026 ini Kota Payakumbuh benar-benar mencapai 100 persen kepesertaan,” ujar Elzadaswarman didampingi Sekda Rida Ananda.

Guna mencapai target tersebut, pemerintah daerah menyiapkan anggaran sebesar Rp87,8 juta per bulan untuk meng-cover masyarakat non-JKN. Strategi pendukung lainnya mencakup penyediaan data badan usaha potensial serta penguatan regulasi wajib daftar bagi pekerja.

Elzadaswarman juga menginstruksikan Dinas Kesehatan dan Disdukcapil untuk melakukan peninjauan langsung ke 12 kelurahan yang capaiannya masih di bawah 98 persen. Kerja sama lintas sektor dinilai sebagai kunci utama agar Payakumbuh menjadi contoh daerah dengan cakupan kesehatan yang sesungguhnya.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda menegaskan bahwa forum evaluasi ini bertujuan mencari solusi atas kendala akses layanan kesehatan di lapangan. Melalui sinkronisasi data, pemerintah ingin memastikan partisipasi publik berjalan tanpa diskriminasi sesuai aturan kementerian.

Validasi data secara berkala antara BPJS Kesehatan dan Disdukcapil menjadi prioritas utama untuk menghindari ketidaksesuaian anggaran daerah. Optimalisasi penggunaan teknologi informasi seperti Satu Data Indonesia juga terus didorong demi akurasi data kepesertaan berbasis NIK.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Payakumbuh Defiyanna Sayodase mengapresiasi konsistensi Pemko dalam mendukung keberlanjutan program strategis nasional ini. Meski jumlah penduduk terus bertambah, tingkat keaktifan peserta di Kota Payakumbuh saat ini masih terjaga di angka 85,77 persen.

Kemitraan ini diharapkan mampu melampaui target nasional yang ditetapkan dalam Perpres tentang RPJMN 2025–2029. Dengan skema anggaran yang matang, Payakumbuh optimis mewujudkan lingkungan masyarakat yang sehat dan terlindungi secara finansial.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....