Sakit Anemia, Warga Sraten Ditemukan Meninggal
- 06 Mei 2026 00:00 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kabupaten Semarang - Warga Desa Sraten, Tuntang Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan perempuan lanjut usia yang meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya pada 4 Mei 2026 sore. Korban diketahui bernama Sugiati (60) ibu rumah tangga diketahui meninggal dunia setelah warga bersama Ketua RT mendobrak pintu rumah yang dalam kondisi terkunci dari dalam.
Kapolsek Tuntang, AKP Pri Handayani mengungkapkan peristiwa ini bermula saat sehari sebelumnya korban sempat menghubungi Sulistiyani (59) tetangga depan rumah. Korban melalui pesan WhatsApp meminta diantar berobat karena mengeluhkan sakit.
"Korban sempat menghubungi tetangga depan rumahnya untuk diantar ke berobat, karena mengeluhkan sakit. Namun keesokan harinya, Senin pagi sekitar pukul 08.00 WIB, saksi mencoba memanggil korban di rumahnya tetapi tidak mendapat respons," ungkapnya pada Selasa 5 Mei 2026.
Handayani juga mengungkapkan karena saksi merasa khawatir kembali mendatangi rumah korban pada sore hari. Saksi tetap tidak mendapat jawaban.
"Bersama warga dan Ketua RT setempat, akhirnya dilakukan upaya membuka paksa pintu rumah. Saat masuk ke dalam, korban ditemukan dalam posisi miring di kamar mandi dan sudah tidak bergerak." Imbuhnya.
Petugas Polsek Tuntang yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan didampingi tenaga medis dari Puskesmas Gedangan Kecamatan Tuntang. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh dokter dan bidan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan. Diduga korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang dialami, kemungkinan terkait sakit yang sebelumnya dikeluhkan,” terangnya.
Hasil pemeriksaan awal, menunjukkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat jam sebelum ditemukan. Pihak keluarga korban yang mengetahui kejadian tersebut, menerima sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.
"Dari keterangan sejumlah warga sekitar kediaman korban, korban sempat mengeluh sakit darah rendah (Anemia) serta merasakan batuk pilek. Sehari hari korban tinggal sendiri di rumah tersebut, karena untuk suami korban sudah lama meninggal, sedangkan anaknya tinggal di Jakarta," jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....