Enam Tuntutan 77 Serikat Buruh, Bobby Soroti Tuntutan Bahan Pokok dan Perumahan

  • 01 Mei 2026 15:16 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar kegiatan bertajuk May Day Kolaborasi Sumut Berkah di Gedung Serbaguna Astaka, Jumat, 1 Mei 2026. Kegiatan ini dihadiri berbagai elemen, termasuk puluhan serikat pekerja dari seluruh wilayah Sumatera Utara.

Dalam momentum tersebut, sebanyak 77 serikat pekerja dan buruh menyampaikan pernyataan sikap yang berisi enam tuntutan kepada pemerintah.

Adapun enam tuntutan tersebut meliputi, mendesak segera diwujudkannya undang-undang ketenagakerjaan yang mandiri dan berpihak pada perbaikan nasib buruh, serta meminta BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan menghapus persyaratan yang dinilai mempersulit pekerja.

Selain itu, buruh juga meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok, memberikan subsidi perumahan, mengalokasikan anggaran pembinaan serikat pekerja, serta mendukung pelaksanaan May Day ke depan dengan anggaran yang memadai.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menyatakan pemerintah akan segera menindaklanjuti tuntutan yang menjadi kewenangan daerah.

“Yang bisa kami ambil langsung kebijakannya di tingkat provinsi, mudah-mudahan bisa segera kami eksekusi,” kata Bobby.

Ia menekankan pentingnya pengendalian harga kebutuhan pokok sebagai salah satu langkah menjaga kesejahteraan buruh.

“Mau setinggi apa pun upah, kalau diikuti kenaikan harga sembako, kesejahteraan buruh juga akan ikut turun,” ujarnya.

Untuk itu, Bobby meminta seluruh kepala daerah di kabupaten dan kota berkolaborasi dengan pemerintah provinsi dalam menjaga stabilitas harga, salah satunya melalui pelaksanaan operasi pasar secara bergantian di berbagai daerah.

“Kalau perlu kita buat jadwal, operasi pasar dilakukan bergantian di daerah-daerah dengan jumlah pekerja yang besar, agar harga benar-benar bisa dikendalikan,” ucapnya.

Selain itu, Bobby juga menyoroti persoalan perumahan buruh yang dinilai belum terselesaikan hingga saat ini. Ia meminta jajarannya segera merumuskan program khusus agar pekerja dapat memiliki hunian yang layak.

Lebih lanjut, Bobby memastikan, seluruh aspirasi yang disampaikan dalam peringatan May Day 2026 akan menjadi perhatian serius pemerintah dan dibahas lebih lanjut bersama serikat pekerja untuk menghasilkan kebijakan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....