Nias Jadi Prioritas Pembangunan di Musrembang RKPD Sumut 2027

  • 22 Apr 2026 21:32 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution memfokuskan arah pembangunan daerah pada enam basis utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sumut tahun 2027. Salah satu fokus utama adalah percepatan pembangunan di Kepulauan Nias.

Enam basis tersebut meliputi akselerasi pertumbuhan berkualitas, peningkatan produktivitas, dan peningkatan investasi. Kemudian, pengembangan industri berbasis potensi daerah, penguatan daya saing daerah, serta pemulihan pascabencana.

Hal ini disampaikan Bobby saat membuka Musrenbang RKPD Sumut 2027 di Medan, Rabu 22 April 2026. Dalam paparannya, Bobby menegaskan salah satu fokus utama adalah percepatan pembangunan di Kepulauan Nias, guna mengurangi kesenjangan antarwilayah.

“Ini solusi yang harus kita lakukan. Salah satunya yang akan kami lakukan di tahun 2027, di antaranya di Kepulauan Nias,” kata Bobby.

Untuk mendukung pengembangan wilayah tersebut, Pemprov Sumut menetapkan tiga klaster pembangunan di Kepulauan Nias. Yakni kawasan produksi, logistik, dan pariwisata.

“Untuk jalur logistik ini paling penting. Kami coba membangun pergudangan logistik, cold storage atau gudang, (logistik) akan kita stok di satu titik," ujarnya.

Bobby juga menjelaskan rencana pembangunan tahun 2027 merupakan fase ekspansi dari program yang telah dimulai sejak 2025. Dengan harapan memberikan dampak berkelanjutan hingga 2029.

Selain sektor pembangunan fisik, Pemprov Sumut juga menggulirkan kebijakan pendidikan gratis yang akan dimulai pada tahun ajaran baru 2026. Program ini menyasar Kepulauan Nias dan wilayah terdampak bencana.

“Seluruh SMA, SMK, SLB itu tidak ada lagi iuran apapun. Termasuk di sekolah kita ini biasanya ada komite komite, ada komite komite yang mungkin secara nominalnya tidak ditetapkan sama setiap sekolah, ini juga kami larang. Awalnya hanya di Kepulauan Nias, tapi karena ada bencana di akhir tahun 2025 kami perluas jadi kepulauan Nias dan daerah terdampak bencana,” kata Bobby.

Di sektor kesehatan, Pemprov Sumut juga memberikan beasiswa bagi calon dokter spesialis, dengan prioritas penempatan di Kepulauan Nias. Saat ini, terdapat 18 dokter yang tengah menempuh pendidikan spesialis di Universitas Sumatera Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....